Breaking News:

Maling Motor Berhasil Ditangkap Warga saat Beraksi di Merak Cilegon

GR (24) warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon berhasil ditangkap warga saat melakukan pencurian motor.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Abdul Rosid
Tribunnews.com
GR (24) warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon berhasil ditangkap warga saat melakukan pencurian motor. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - GR (24) warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon berhasil ditangkap warga saat melakukan pencurian motor.

Pencurian tersebut terjadi di Lingkungan Medaksa Sebrang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Kapolsek Pulomerak AKP Fauzan Afifi mengatakan pristiwa itu terjadi pada Minggu (11/09/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Dor! Polisi Lepas Tembakan Peringatan ke Sungai Surabaya, Komplotan Maling Motor Ngumpet Tiga Jam

Kejadian itu bermula saat TD selaku korban sedang bermain ke rumah temannya menggunakan motor Yamaha Vixion warna merah Nopol A 4795 LZ.

"Pada saat itu motor korban di parkir berjarak 50 meter dari rumah temannya," kata Fauzan kepada TribunBanten.com melalui pesan WahatsApp. Selasa (20/09/2022).

Kemudian, lanjut Fauzan, tak lama kemudian datang seorang warga menghampiri korban.

Warga tersebut memberitahu bahwa ada seseorang yang tidak dikenal sedang berusaha merusak kunci motor milik TD.

"Kontak motor milik korban tersebut dan motornya sudah berpindah tempat," ucapnya.

Atas kejadian itu, warga melaporkan Polsek Pulomerak, kemudian petugas kepolisian bersama warga berhasil menangkap GR.

"Warga bersama pihak kepolisian mengamankan pelaku GR," ujarnya.

"Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit motor, satu buah anak kunci dan satu lembar STNK asli," tambahnya.

Baca juga: Teriakan Maling Terdengar di Rest Area KM 68 Tol Tangerang-Merak, Ponsel Milik Sopir Truk Dicuri

Dikatakan Fauzan, saat ini pelaku diamankan di Polsek Pulomerak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun," tutupnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved