Breaking News:

Pengacara Brigadir J Sebut Ferdy Sambo Tak Layak Jadi Polisi: 'Pelayan Masyarakat, Bukan Pembunuh'

Majelis sidang kode etik dan profesi Polri (KKEP) menolak permohonan banding Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak menyebutnya tak layak jadi jenderal.

Editor: Vega Dhini
Tribunnews dan YouTube
Foto kenangan Ferdy Sambo bersama Brigadir J (kiri) dan Kamaruddin Simanjuntak (kanan). Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J menyatakan pihaknya mendukung langkah majelis sidang etik menolak permohonan banding Ferdy Sambo. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pengacara keluarga Brigadir J, memberikan komentar terkait permohonan banding mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang ditolak.

Diberitakan sebelumnya, permohonan banding Ferdy Sambo atas putusan pemberhentian tidak dengan hormat ditolak dalam sidang kode etik dan profesi Polri (KKEP).

Ferdy Sambo dipecat lantaran terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Pengacara Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2022). | Kecewa tak diperbolehkan mengikuti proses rekonstruksi kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan timnya putuskan pulang.
Pengacara Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2022). | Kecewa tak diperbolehkan mengikuti proses rekonstruksi kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan timnya putuskan pulang. ((TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN))

Baca juga: Terjun Bebas? Nasib Ferdy Sambo Setelah Dipecat Polri, Tak Dapat Gelar Purnawirawan dan Uang Pensiun

Baca juga: Yakin Ferdy Sambo Masih Melawan meski Dipecat Polri, IPW: Dia Pegang Informasi yang Kita Tak Tahu

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J menanggapi hal ini dan menyatakan pihaknya mendukung langkah majelis sidang etik menolak permohonan banding Ferdy Sambo.

"Itu sudah sangat bagus atau tepat. Karena polisi itu pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan pembunuh. Apalagi pembunuh bawahan, itu sangat diharamkan, kan gitu," kata Kamaruddin kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Ia menuturkan bahwa Ferdy Sambo dinilai tidak layak menjadi anggota polisi.

Dia juga tak layak menjadi jenderal karena tidak memiliki sifat yang ksatria.

"Jadi memang Ferdy Sambo itu tidak layak jadi polisi. Dan dia bukan jenderal yang memiliki sikap ksatria. Dia banci dia, dia itu banci. Kenapa saya bilang banci? Karena dia menyeret begitu banyak polisi terlibat, kasihan kan keluarga polisi yang lain. Harusnya jenderal itu memiliki sikap ksatria, bukan mengorbankan orang lain, apalagi sampai menyeret anak buahnya yang lain, yang tidak ada urusan sampai ada urusan," ungkapnya.

Apalagi, Kamaruddin menuturkan bahwa Ferdy Sambo merupakan eks Kadiv Propam Polri yang seharusnya garda terdepan membina disiplin Polri.

Dia justru garda terdepan merusak tatanan dan hukum serta norma-norma kedisiplinan di Polri

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved