Breaking News:

Pergoki Mobil Bantuan Dipakai Antar Durian ke Raffi Ahmad, Bupati Bengkulu Beri Sanksi Tegas: Rugi!

Bupati Bengkulu memberikan sanksi tegas imbas mobil berpendingan bantuan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI di daerahnya dipakai tidak sesuai.

(Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com)
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Mendengar mobil bantuan KKP ditarik karena kedapatan digunakan tidak sesuai peruntukan seperti mengantar durian ke rumah artis Raffi Ahmad, Bupati Gusnan kesal. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bupati Bengkulu memberikan sanksi tegas imbas mobil berpendingan bantuan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI di daerahnya dipakai tidak sesuai peruntukan.

Bahkan, mobil bantuan tersebut kedapatan membawa durian ke Jakarta Selatan untuk diantar ke rumah artis Raffi Ahmad.

Tak perlu pikir panjang, Gusnan Mulyadi selaku Bupati Bengkulu, pun langsungbertindak selain menarik mobil bantuan yang telah diamanahkah ke Koperasi Mutiara Selatan.

Terlebih dikatakan Gusnan Mulyadi, tak mudah untuk mendapatkan mobil bantuan tersebut.

"Untuk mencari aset bagi daerah ini tidak mudah. Perlu usaha yang keras,"

"Ini malah bantuan sudah diberikan, tapi disia-siakan dengan digunakan tidak sesuai peruntukan," ungkap Bupati Gusnan dikutip TribunJakarta.com dari TribunBengkulu.com, Senin (19/9/2022).

Presenter ternama Raffi Ahmad mengaku pernah meminjam uang anaknya, Rafathar dalam jumlah yang fantastis.
Bupati Bengkulu Selatan tak main-main memberikan sanksi imbas mobil berpendingin bantuan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI malah dipakai untuk mengantar durian ke rumah presenter Raffi Ahmad.

Baca juga: Umur Tak Bisa Bohong, Raffi Ahmad Kerokan di Amerika Gegara Masuk Angin, Sepunggung Merah: Dikerok!

Tindakan yang dilakukan koperasi tersebut, dikatakan Gusnan Mulyadi, telah mencoreng nama Kabupaten Bengkulu Selatan.

Lebih lanjut, Bupati Bengkulu Selatan itu mengatakan, yang dilakukan koperasi tersebut kini membuat salah satu aset berharga daerah itu hilang.

Gusnan Mulyadi tak main-main, ia kemudian memberikan sanksi tegas berupa memutuskan seluruh jenis bantuan untuk kelompok nelayan tersebut di tahun-tahun ke depan.

"Dinas Perikanan dapat memberikan sanksi tegas bagi kelompok nelayan yang telah mencoreng nama Bengkulu Selatan itu. Bisa diberikan sanksi tertulis," kata Bupati Gusnan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved