Breaking News:

Pergoki Mobil Bantuan Dipakai Antar Durian ke Raffi Ahmad, Bupati Bengkulu Beri Sanksi Tegas: Rugi!

Bupati Bengkulu memberikan sanksi tegas imbas mobil berpendingan bantuan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI di daerahnya dipakai tidak sesuai.

(Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com)
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Mendengar mobil bantuan KKP ditarik karena kedapatan digunakan tidak sesuai peruntukan seperti mengantar durian ke rumah artis Raffi Ahmad, Bupati Gusnan kesal. 

Antarkan durian ke rumah Raffi Ahmad

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Mendengar mobil bantuan KKP ditarik karena kedapatan digunakan tidak sesuai peruntukan seperti mengantar durian ke rumah artis Raffi Ahmad, Bupati Gusnan kesal.
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Mendengar mobil bantuan KKP ditarik karena kedapatan digunakan tidak sesuai peruntukan seperti mengantar durian ke rumah artis Raffi Ahmad, Bupati Gusnan kesal. (Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com)

Baca juga: Nagita Kepergok Tertawakan Raffi Ahmad yang Jadi Model New York Fashion Week: Ketawa Lagi Gue!

KKP RI menyalurkan bantuan mobil berpendingin bantuan KKP tersebut ke Koperasi Mutiara Selatan Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal ini untuk membantu para nelayan di sana memasarkan hasil tangkapannya ke luar daerah.

Namun, lantaran tidak digunakan sesuai peruntukan, mobil bantuan KKP RI itu pun lalu ditarik.

Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan, Santono, membenarkan, penarikan mobil bantuan KKP lantaran pihak Koperasi Mutiara Selatan kedapatan menggunakan mobil berpendingin tidak sesuai peruntukan.

Parahnya lagi, mereka sudah dua kali kedapatan menggunakan mobil itu untuk hal lain.

Pertama mobil bantuan tersebut kedapatan membawa durian ke Jakarta Selatan untuk diantar ke rumah Raffi Ahmad.

Namun kala itu, pihak koperasi baru mendapatkan peringatan dari KKP RI.

"Pihak Koperasi Mutiara Selatan wajib mengirimkan video setiap perjalanan mobil tersebut," ungkap Santono kepada TribunBengkulu.com, Jumat (16/9/2022).

TONTON JUGA

Sudah diberi peringatan, pihak koperasi ternyata melakukan aksi serupa.

Mereka kembali kepergok menggunakan mobil itu untuk hal lain.

Oleh karena itulah, pihak KKP RI terpaksa harus menarik mobil berpendingin tersebut.

Dengan adanya kejadian, kata Santono, menjadi pembelajaran bagi para kelompok koperasi lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved