Breaking News:

Pj Gubernur Banten Enggan Tandatangani SK Kenaikan Tarif Angkot di Banten, Ini Alasannya

Pj Gubernur Banten Al Muktabar sampai saat ini tak kunjung tandatangani SK kenaikan tarif angkot di Banten.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Pj Gubernur Banten Al Muktabar sampai saat ini tak kunjung tandatangani SK kenaikan tarif angkot di Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pj Gubernur Banten Al Muktabar sampai saat ini tak kunjung tandatangani SK kenaikan tarif angkot di Banten.

Padahal, berdasarkan hasil musyawarah tarif angkot di Banten naik sekitar 20 persen.

Musyawarah penentuan tarif angkot di Banten diikuti Dishub Provinsi Banten, Dihsub Kabupaten Kota, Organda, Ditlantas Polda dan para pengusaha angkutan umum di Banten.

Baca juga: Tarif Angkutan Kota Cilegon Resmi Naik, Ini Besaran Tarif yang Ditetapkan Oleh Pemkot

Meski begitu, sejak tanggal 9 September 2022 hingga 20 September 2022 SK tersebut tak kunjung ditandatangani oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Al Muktabar berdalih bahwa dirinya enggan mendatangani SK tersebut karena msih menunggu aturan teknis.

"Masih kita rumuskan ini, saya masih menunggu teknisnya. Beberapa memang masih saya konsultasikan untuk ketemu harga yang pas," ucapnya saat di Gedung DPRD Banten, Selasa (20/9/2022).

Al Muktabar pun mengaku akan segera menyelesaikan persoalan tersebut.

"Masih ada satu episode untuk saya memastikan itu tepat," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Dishub Provinsi Banten bersama Dishub Kabupaten Kota, organisasi angkutan darat (Organda), Dirlantas Polda Banten serta pengusaha angkutan umum di Banten.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved