Breaking News:

Lestarikan Budaya Lokal, Seni Tradisional Didorong Jadi Mulok di Sekolah Kota Cilegon

Pengurus DPD KestI TTKKDH Kota Cilegon, mendorong seni tradisional termasuk pencak silat menjadi mulok di sekolah.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Dok Dinas Pendidikan Kabupaten Serang
Ilustrasi pencak silat. Pengurus DPD KestI TTKKDH Kota Cilegon, mendorong seni tradisional termasuk pencak silat menjadi mulok di sekolah. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesenian Tari Indonesia (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kota Cilegon, mendorong seni tradisional termasuk pencak silat menjadi mulok di sekolah.

Di ana itu menjadi bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal.

Hal itu bertujuan agar warisan seni budaya Pancak Silat tetap bisa dilestarikan ditengah perkembangan kemajuan zaman.

Baca juga: Festival Lomba Silat di Banten 2022, Ratusan Pesilat Cilik Gelar Kirab ke Alun-alun Kota Serang

Ketua DPD KESTI TTKKDH Kota Cilegon Halusi Hambali akan mengupayakan agar seni budaya pencak silat ini bisa di ajarkan di sekolah melalu pelajaran muatan lokal.

"Muatan lokal itu gabungan dengan seni tradisonal tiga pilar, yakni Bandrong, Terumbu, TTKKDH Cimande," kata Halusi Hambali, kepda TribunBanten.com melalui pesan WhatsApp. Rabu (21/9/2022).

Saat ini, lanjutnya, pihaknya masih berupaya dalam hal ini mendorong Pemkot Cilegon agar agar dapat teraliasi.

"Kita sekarang berupaya kepada Pemkot Cilegon untuk masukan mulok, karena kita sedang mempersiapkan mulok pencak silat masuk ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Ia menuturkan, dalam pelajaran muatan lokal yang berisi seni budaya pencak silat ini, ada sejumlah tiga pilar aliran pencak silat yang bisa di ajarkan kepada pelajar sekolah diataranya Bandrong, Terumbu, TTKKDH Cimande.

Baca juga: Ratu Tatu Dorong Pencak Silat Jadi Atraksi Wisata di Kabupaten Serang, Gali Potensi 350 Paguron

Diaberharap, semoga hal ini dapat mendorong seni budaya pancak silat menjadi mulok di sekolah.

“Semoga saja instansi terkait mau mendorong muatan lokal ini," harapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved