Breaking News:

Kubu Putin Ungkap 5.937 Tentaranya Tewas, Kubu Zelensky Klaim Tentara Rusia yang Gugur 10 Kalinya

Menteri Pertahanan Sergey Shoigu mengungkapkan ada 5.937 tentaranya tewas dalam medan pertempuran di Ukraina, tapi kubu Zelensky klaim lebih banyak.

Editor: Ahmad Haris
Tangkap layar Instagram @darktimeofficial
Ilustrasi tentara Rusia. Menteri Pertahanan Sergey Shoigu mengungkapkan ada 5.937 tentaranya tewas dalam medan pertempuran di Ukraina. Tapi kubu Zelensky menyatakan bila Pasukan Putin yang tewas 10 kali lipat lebih banyak jumlah tersebut. 

TRIBUNBANTEN.COM -Di tengah-tengah perang antara Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung, pihak Moskow mengungkap jumlah korban dari pihaknya selama perang sejak 24 Februari lalu.

Disebutkan sebanyak 5.937 tentaranya tewas dalam medan perang tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu.

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Cuma Ajukan Satu Syarat Jika Eropa Tak Mau Membeku saat Musim Dingin

Mengutip Tribunnews, angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan angka yang diklaim oleh Kementerian Pertahanan Ukraina, yaitu sebanyak 54.810 pasukan Rusia yang tewas.

Jumlah itu hampir sepuluh kali lebih banyak dari yang diklaim pihak Rusia.

Dalam rilis Ukraina, Rabu (21/9/2022) saja, tentara Rusia yang tewas diklaim 160 pasukan Vladimir Putin gugur dalam 24 jam terakhir.

"Sebanyak 5.937 tentara Rusia tewas selama operasi militer," kata Menteri Pertahanan Sergey Shoigu.

Dilansir dari Russia Today, pada Rabu, Shoigu mengungkap kematian di pihak Ukraina sepuluh kali lebih tinggi, dengan 61.207 tentara Kiev tewas.

Ini adalah pertama kalinya Rusia mengumumkan kerugiannya, selama operasi militer sejak akhir Maret ketika jumlah prajurit yang tewas mencapai 1.351, menurut kementerian pertahanan.

“Kerugian kami hingga saat ini adalah 5.937 orang tewas,” ungkap Shoigu.

Dia juga memuji pekerjaan petugas medis militer, mengatakan bahwa 90 persen dari tentara Rusia yang terluka selama pertempuran dapat kembali beraksi setelah perawatan.

“Awalnya Angkatan Bersenjata Ukraina berjumlah antara 201.000 dan 202.000 orang, dan sejak itu mereka menderita kerugian sekitar 100.000, dengan 61.207 tewas dan 49.368 lainnya terluka,” katanya.

Pasukan Rusia dan milisi Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk juga telah melenyapkan lebih dari 2.000 tentara bayaran yang berperang untuk Kiev, kata menteri tersebut.

Lebih dari 1.000 orang asing saat ini tetap berada di jajaran militer Ukraina, tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved