Breaking News:

Sampah Berserakan Usai Aksi Penolakan Kenaikan BBM di Depan Kantor DPRD Kabupaten Serang

Usai aksi penolakan kenaikan harga BBM oleh para buruh di depan kantor DPRD Kabupaten Serang, menyisakan sampah yang berserakan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Usai aksi penolakan kenaikan harga BBM oleh para buruh di depan kantor DPRD Kabupaten Serang, menyisakan sampah yang berserakan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Usai aksi penolakan kenaikan harga BBM oleh para buruh di depan kantor DPRD Kabupaten Serang, menyisakan sampah yang berserakan.

Aksi penolakan kenaikan harga BBM tersebut dilakukan oleh Asosiasi Serikat Buruh Serikat Pekerja Kabupaten Serang.

Dalam aksi tersebut, para buruh berhasil mendesak DPRD Kabupaten Serang untuk turut menolak kenaikan BBM dengan menandatangi surat penyataan yang akan dikirimkan ke pemerintah pusat.

Baca juga: Temui Massa Aksi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Serukan Tolak Kenaikan BBM

Pantauan TribunBanten.com pada Rabu (21/9/2022), sampah yang berserakan tersebut dari sampah plastik hingga puntung rokok.

Sementara, di depan gedung DPRD di Jalan Raya Veteran, Kota Serang, banyak sampah sisa makanan, dan plastik minuman.

Hal serupa juga terjadi di rerumputan dekat gerbang utama gedung DPRD. Sampah-sampah yang berserakan terdapat bungkus rokok, botol air mineral, serta masih banyak puntung rokok.

Ketua SPN Edi Rahmat mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk pernyataan sikap bahwa buruh di Kabupaten Serang secara tegas menolak kenaikan BBM.

Aksi itu juga mendesak agar para wakil rakyat menyatakan sikap secara kelembagaan untuk menolak kenaikan BBM juga.

"Tapi harus ada statement dari DPRD yang menyatakan menolak tentang kenaikan harga BBM ini. Jangan hanya merekomendasikan dan meneruskan aspirasi," tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved