Breaking News:

Kasus Dua Wartawan di Karawang Dianiaya, Koordinator JJC: Harusnya Diselesaikan di Dewan Pers

Koordinator Jakarta Journalist Center (JJC), Deni Muhtarudin, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Wartawan Dianiaya dan Dicekoki Air Kencing oleh Oknum ASN Pemkab Karawang 

TRIBUNBANTEN.COM - Koordinator
Jakarta Journalist Center (JJC), Deni Muhtarudin, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh dua orang wartawan di Karawang, Jawa Barat.

“Kami harap rekan-rekan di Polres Karawang tidak berlama-lama mengusut kasus ini. Sebab, korban sudah ada, alat bukti juga pasti sudah mencukupi," kata dia, dalam keterangannya pada Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Kasus Penganiayaan 8 Anak SDN Kranggot Cilegon oleh Pensiunan Polisi Berujung Damai

Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa, dua orang wartawan, diduga menjadi korban tindakan kekerasan yang keji dari sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Pemkab Karawang.

Keduanya mendapatkan penganiayaan usai acara peluncuran Tim Persika 1951 pada Minggu (18/9/2022) lalu. Selain mendapatkan kekerasan berupa pemukulan dan penendangan, keduanya juga dipaksa meminum air seni.

Deni menilai perbuatan penganiayaan itu dilakukan secara tidak manusiawi. Ada mekanisme jika sengketa terkait pemberitaan. Menurut Deni, oknum pejabat Pemkab Karawang bisa mengadu ke Dewan Pers.

“Kalau ada keberatan dengan pemberitaan ataupun yang lainnya, kan bisa dibicarakan baik-baik, bukan main pukul, aniaya dan lain-lain. Indonesia negara hukum. Kan ada mekanisme Hak Jawab, bahkan jika soal pemberitaan, bisa di-take down atau dihapus, sekaligus medianya bisa meminta maaf dan mengklarifikasi,” ujarnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved