Breaking News:

Penghapusan Tenaga Honorer 2023, Menpan RB: Kalau Terus Diangkat, Jadi Republik Honorer

Menpan-RB Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini ada tenaga honorer yang direkrut dengan berbagai cara

Editor: Glery Lazuardi
Tribun Jabar
Ilustrasi pegawai honorer. Menpan-RB Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini ada tenaga honorer yang direkrut dengan berbagai cara 

TRIBUNBANTEN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini ada tenaga honorer yang direkrut dengan berbagai cara.

Ia mengungkapkan, tenaga-tenaga honorer tersebut meminta diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya usai penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Azwar Anas menilai kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam reformasi birokrasi.

Baca juga: Ingin Segera Selesaikan Masalah Tenaga Honorer, Ini yang Dilakukan Menpan RB yang Baru

"Ada honorer yang direkrut dengan berbagai macam cara yang kemudian minta diangkat ASN. Nah, ini kalau terus menerus tentu menjadi tantangan kita semua," kata Azwar Anas dalam sambutannya sebagaimana ditayangkan YouTube Kementerian PAN RB, Kamis (22/9/2022).

"Jangan-jangan, kalau honorer terus diangkat ini (negara kita) jadi republik honorer," ujarnya lagi.

Padahal, kata Azwar Anas, setiap tahun rata-rata ada 1 juta fresh graduate atau lulusan dari perguruan tinggi

Dengan kondisi seperti itu, ia khawatir para fresh graduate nantinya tidak akan mendapatkan tempat sebagai ASN.

Meski demikian, Azwar Anas mengakui tetap ada tenaga honorer yang berkualitas di berbagai daerah.

Oleh karenanya, mantan Bupati Banyuwangi ini menekankan pentingnya penataan SDM di pemerintahan.

"Di satu sisi kita mendorong supaya ASN bersaing, melayani di era disrupsi dan sebagainya. Tapi, di sisi lain gelembung-gelembung honorer terus tumbuh, ada yang honorer memang kualitasnya bagus di berbagai daerah," ungkap Azwar Anas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menpan-RB: Jangan-jangan, kalau Honorer Terus Diangkat Kita Jadi Republik Honorer"

Menpan-RB: Could it be, if the Honorary continues to be appointed, we will become the Honorary Republic


Did you mean Menpan-RB: Jangan-jangan, kau Honorer Harus Diangkat Kita Jadi Republik Honorer

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved