Breaking News:

Ratusan BUMDes di Lebak Banten Belum Bisa Berkontribusi untuk Pembangunan Desa

BUMDes merupakan badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di suatu desa.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Kantor DPMD Kabupaten Lebak di Jalan Siliwangi Pasir Ona, Kecamatan Rangkasbitung. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa, dan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di suatu desa.

Di Kabupaten Lebak Provinsi Banten, total ada 340 BUMDes yang di seluruh desa.

Dari ratusan BUMDes itu, tercatat hanya beberapa saja yang berkontribusi untuk pembangunan di desanya masing-masing.

Baca juga: Komisi V DPR RI-Kemendes Siap Berikan Bantuan Lebih Besar untuk BUMDes Cahaya Buana Paku Banten

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak mencatat, saat ini pengelolaan BUMDes di ratusan desa di Lebak belum dapat dimaksimalkan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DPMD Lebak Babay Imroni.

Menurut Babay, hanya puluhan BUMDes saja yang baru berkontribusi untuk desanya.

"Dari total BUMDes hanya ada 30 badan usaha saja, yang saat ini terdata dan mampu berjalan dan berkontribusi untuk desanya," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Kamis (22/9/2022).

Dirinya menyebutkan, terkait ratusan BUMDes yang tidak maksimal tersebut, karena pendapatan dan pemasukan yang belum maksimal.

"Jadi misalnya seperti, ada sebuah BUMDes yang berfokus pada pengelolaan usaha paving blok atau bidang usaha lainnya, untuk tahun pertamanya usaha tersebut berjalan lancar, dan tahun selanjutnya BUMDes tersebut tidak maksimal, karena tidak adanya perkembangan usaha tersebut," ujarnya.

Baca juga: Kerja Sama dengan PLN, BUMDes Pandeglang Bisa Manfaatkan FABA Sebanyaknya untuk Bahan Baku Material

Dalam meningkatkan kontribusi dan perkembangan BUMDes di setiap desa, saat ini DPMD Lebak sedang melakukan pembinaan dan pengarahaan dengan BUMDes, menjadi BUMDesma atau BUMDes bersama.

Babay menjelaskan, dengan merubah BUMDes menjadi BUMDesma, maka akan kembali membangkitkan BUMDes yang saat ini banyak yang tidak berjalan.

"Nanti usahanya banyak, usahanya tersebut akan bergerak di beberapa bidang, dan akan dibantu dalam pembiayaannya juga," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved