Breaking News:

Wabup Serang Minta OPD Berkontribusi Bantu Pemenuhan Gizi Anak Kurang Mampu

Wakil Bupati Kabupaten Serang Pandji Tirtayasa meminta seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat membantu anak kurang gizi.

TribunBanten.com / Desi Purnamasari
Wakil Bupati Kabupaten Serang Pandji Tirtayasa 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Bupati Kabupaten Serang Pandji Tirtayasa meminta seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dapat membantu anak terutama keluarga yang tidak mampu, untuk memberikan asupan makanan bergizi dengan cara iuran.

Pandji mengatakan, meskipun saat ini kasus stunting di Kabupaten Serang masih rendah, namun tetap harus dilakukan berbagai upaya seperti melakukan imunisasi.

"Berikan vitamin kepada anak,” ucapnya di Pemkab Serang, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Stunting di Provinsi Banten, Tertinggi di Kabupaten Pandeglang Capai 37,8 Persen

Pandji juga meminta elemen masyarakat dan relawan, untuk bisa membantu masalah penanganan maupun pencegahan kasus stunting.

Yaitu dengan cara memberikan makanan bergizi, serta melakukan sosialisasi untuk menata lingkungan yang bersih.

“Masalah stunting ini kita harapkan jangan hanya satu pihak saja, stunting bukanlah penyakit namun masalah ketidakmampuan untuk mengkonsumsi gizi yang tercukupi," katanya.

Dirinya juga menambah, kasus stunting bukan penyakit, tapi harus tetap dicegah, karena jika anak sudah terkena stunting, maka tidak bisa disembuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi melaporkan, hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Serang terus menurun.

Tercatat pada tahun 2021, kasus stunting di Kabupaten Serang turun sebanyak 27,3 persen, dibandingkan dengan tahun pada tahun sebelumnya yaitu 2019 sebanyak 39,43

“Melihat kasus penurunan stunting, kita optimis penurunan kasus stunting di Kabupaten Serang dapat terus menurun."

"Dan kita targetkan pada tahun 2024 stunting bisa turun sebanyak 14 persen,” ucapnya.

Baca juga: Angka Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten, Wabup Ade Sumardi: Jadi Masalah Negara

Ia menerangkan, salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Serang untuk mengurangi angka stunting, adalah dengan membentun Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang disebar di 10 desa di Kabupaten Serang.

TPPS tersebut, bertugas untuk memberikan informasi kepada remaja, agar menjaga kebersihan tentang reproduksi.

Lalu kepada pasangan calon pengantin baru, memberikan pemahaman agar menjaga kesehatan saat hamil.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved