Breaking News:

Genjot Pembangunan di Lebak, APDESI Minta Kades Berinovasi Kembangkan BUMDes

Sekretaris APDESI Lebak, Rafik Rahmat Taufik meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terlibat aktif membantu pembangunan masyarakat desa.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
nurandi
Ilustrasi masyarakat desa di Lebak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lebak, Rafik Rahmat Taufik meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terlibat aktif membantu pembangunan masyarakat desa.

Berdasarkan informasi yang disampaikannya, dari 340 BUMDes hanya ada 30 BUMDes yang aktif dan menjalankan kegiatan usaha.

Artinya, masih ada 310 BUMDes yang tidak berjalan baik terkait masalah anggaran dan pengelolaan. Saat ini peran BUMDes baru aktif setelah dilantik 263 Kepala Desa hasil Pilkades 2021.

Menurut Rafik Rahmat Taufik, pada 2022 dalam beberapa bulan terakhir BUMDes di beberapa desa sudah dapat berjalan.

Baca juga: Pembangunan Belasan Rutilahu di Desa Junti Tertunda, Kadis DPKPTB Kabupaten Serang Bilang Begini

"Tahun ini sudah ada beberapa BUMDes yang berjalan dan aktif kembali, setelah pada tahun sebelumnya memang banyak yang tidak aktif," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (23/9/2022).

Dirinya menyebutkan saat ini juga, BUMDes yang sudah aktif salah satunya BUMDes Cahaya Timur Desa Bayah Timur yang bergerak dalam bidang sablon.

"Jadi berjalannya BUMDes tersebut, karena semangat juga dari Kepala Desa di masing-masing daerah," ujarnya.

Selain BUMDes Desa Bayah Timur, BUMDes lain yang mulai berjalan yakni Wisata Alam Ranggawulung di Desa Curugbitung, Kecamatan Curugbitung dan BUMDes Kolam Renang di Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar.

Rafik mengungkapkan terkait tidak berkontribusinya BUMDes dalam membangun desanya, harus ada peran serta dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak.

"Harus ada campur tangan Pemda, untuk memberikan pengarahan dan membekali agar tercipta SDM yang berkualitas," katanya.

Dengan adanya peran Pemda dalam membantu untuk mendatangkan tenaga ahli maka akan terbantu BUMDes dalam mengembangkan usahanya.

"Diperlukan campur tangan Pemda di sini yakni perlu dibantu dalam strategi pemasarannya, inovasi dan lainnya. Supaya BUMDes yang saat ini berjalan akan lebih jauh berkembang," ujar Rafik.

Baca juga: Gegara Rumah Dibongkar, 18 KK di Desa Junti Serang Hidup Luntang-lantung: Tidur di Teras Tetangga

Dirinya mengharapkan semoga Pemda Lebak dapat benar-benar mendukung dalam membantu BUMDes agar berkembang.

"Jadi saya harapkan pemerintah daerah memberikan bekal dan inovasi bagaimana juga membekali kepala desanya supaya bisa berinovasi mengembangkan BUMDes-nya," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved