Breaking News:

Pengembangan Kasus Korupsi Kredit Bank Banten, Kejati Banten Sita Uang Rp290 Juta

Kejati Banten menyita uang senilai Rp290 juta hasil pengembangan kasus korupsi kredit macet Bank Banten.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
net
Kejati Banten menyita uang senilai Rp290 juta hasil pengembangan kasus korupsi kredit macet Bank Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kejaksaan Tinggi Banten terus melakukan pengembangan kasus korupsi Penyimpangan dalam Pemberian Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI) oleh Bank Banten kepada PT. HNM pada Tahun 2017.

Dalam perkara tersebut, Tim Penyidik Kejati Banten melakukan penyitaan barang bukti dari saksi berinisial RS.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Ivan Hebron Siahaan menyampaikan penyitaan itu dilakukan pada Rabu (21/9/2022) kemarin.

Baca juga: Dugaan Korupsi Kredit Macet Bank Banten Rp 186 M, Kejati Banten Periksa Sejumlah Saksi

"Tim Penyidik telah melakukan Penyitaan uang sejumlah Rp 290.000.000 juta," ujarnya kepada TribunBanten.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/9/2022).

Ivan menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan uang muka (DP) yang diberikan oleh saksi RS selaku direktur PT HNM kepada PT HMM.

Uang tersebut diberikan untuk pembelian 49 unit dumptruck merk Hino.

Disampaikan Ivan, penyitaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaaan Tinggi Banten.

Dengan Nomor : PRINT-1038/M.6/Fd.1/2022 tanggal 19 september 2022.

"Saat ini uang tersebut telah di setorkan oleh kuasa hukum PT HMM ke rekening penampung lainnya milik Kejaksaan Tinggi Banten di bank BRI," ungkapnya.

Baca juga: Ajukan Eksepsi, Terdakwa Korupsi Kredit Bank Banten Minta Dibebaskan

Hasil dari penyitaan terhadap sejumlah uang tersebut, kata Ivan, nantinya akan dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara dimaksud.

Kemudian uang tersebut disita, itu juga sebagai bentuk penyelamatan kerugian keuangan negara.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved