Breaking News:

Upaya Tingkatkan PAD, Pemkot Dumai Lakukan Kunjungan Kerja ke Kota Serang

Pemerintah Kota Dumai Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang pada Kamis (22/9/2022).

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
mildaniati
Pemerintah Kota Dumai Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang pada Kamis (22/9/2022). Kunjungan kerja itu dipimpin oleh Wali Kota Dumai, Paisal. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG -Pemerintah Kota Dumai Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang pada Kamis (22/9/2022).

Kunjungan kerja itu dipimpin oleh Wali Kota Dumai, Paisal.

Pemkot Dumai ingin melakukan studi perbandingan terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2010 tentang tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP).

Wali Kota Serang, Syafrudin menjelaskan, Kota Serang merupakan kota yang baru lahir dan berusia 15 tahun.

Namun, sudah ada beberapa hal yang dapat dicontoh dari pemerintahan Kota Serang.

Baca juga: Hotel Banten: Rekomendasi Hotel Bintang 4 di Kota Serang & Kota Cilegon

"Sebenarnya Kota Serang merupakan kota yang masih terbilang baru lahir, akan tetapi memang ada beberapa hal yang bisa di contoh di Pemkot Serang, selain itu tentunya Pemkot Serang juga ingin menimba ilmu dari Pemkot Dumai, oleh karena itu kita saling tukar informasi dalam kunjungan kerja ini,” ujarnya usai menghadiri kunker wali kota Dumai, Kamis (22/9/2022).

Kata Syafrudin, Paisal ingin mengetahui dan mempelajari terkait pelayanan dasar yang ada di Kota Serang, terutama dalam Peningkatan Anggaran Daerah ( PAD).

Karena PAD Kota Serang dari tahun 2018 sampai 2022 mengalami kenaikan cukup signifikan sampai 75 persen.

"Dari kita sendiri terkait Pelayanan Dasar dan salah satunya tentang PAD, karna PAD Kota Serang ini dari 2018 sampai tahun 2022 ini melonjak signifikan sampai angka 75 persen," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai, Paisal mengatakan, pihaknya menerima informasi bahwa Perda TJSP di Kota Serang sudah ada, namun belum maksimal. Meskipun demikian, Paisal mengaku banyak menerima masukan yang bisa menyempurnakan Perda TJSP di Kota Dumai.

“Perdanya belum berjalan maksimal, tapi kami banyak menerima masukan sehingga nanti bisa menyempurnakan dari Perda TJSP yang akan kami revisi kedepannya,” jelasnya.

Melalui Perda tersebut, pihaknya ingin menguatkan bahwa ada persentase dari perusahaan untuk bagi hasil laba perusahaan dalam rangka membangun Kota Dumai.

Baca juga: Data Registrasi Kondisi Sosial dan Ekonomi di Kota Serang 2022, BPS Beri Tenggat Waktu 1 Bulan

Tidak hanya itu, dengan Perda TJSP ini dapat mengikat perusahaan swasta maupun negeri, untuk membantu pembangunan Kota Dumai.

Sementara iu, CSR di Kota Dumai belum terkoordinir dengan baik, padahal sudah banyak disuport oleh perusahaan. Dengan hasil belajar terkait TJSP ini, Paisal berharap pemerintah Kota Dumai berharap perda TJSP dapat mengkordinir CSR perusahaan.

“CSR di Dumai belum terkoordinir dengan baik padahal perusahaan sudah banyak yang support. Kami berharap, dengan Perda TJSP ini dapat mengkoordinir CSR perusahaan melalui forum dalam rangka membangun Kota Dumai,” tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved