Breaking News:

Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Tanah di Jalan Raya Serang-Jakarta

Warga Perum Ciujung Damai, Desa Kendayakan, Kabupaten Serang, tewas usai digilas truk pengangkut tanah di Jalan Raya Serang-Jakarta.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Ilustarsi/Net
Warga Perum Ciujung Damai, Desa Kendayakan, Kabupaten Serang, tewas usai digilas truk pengangkut tanah di Jalan Raya Serang-Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Serang-Jakarta yang melibatkan mobil truk pengangkut tanah dan sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi pukul 17.00 WIB di Kampung Pelawad Desa Pelawad Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Sabtu (24/9/2022).

Kasatlantas Polres Serang, AKP Tiwi Afrina mengatakan, peristiwa itu perempuan berinisial IS (19) warga Perum Ciujung Damai, Desa Kendayakan, Kabupaten Serang, tewas digilas ban depan truk tanah tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Cilegon: Sopir Ngantuk, Truk Pengangkut Gabah Tabrak Belakang Mobil

Tiwi menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban datang dari arah Serang menuju Kragilan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Hitam dengan nomor polisi A 2406 FC.

Setibanya di lokasi kejadian korban diduga berusaha mendahului truk tanah Isuzu dengan nomor polisi B 9803 TIS.

Namun nahas, saat bersamaan truk tanah juga berupaya mendahului kendaraan di depannya hingga menyerempet sepeda motor korban dan korban hilang kendali hingga terjatuh.

Akibatnya, korban tergilas roda depan truk tanah hingga masuk kolong mobil dan tewas di lokasi kejadian.

"Akibatnya satu orang meninggal dunia dilokasi kejadian, karena mengalami luka cukup berat pada bagian kepala" katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu.

Baca juga: Nenek di Sukabumi Sebabkan Kecelakaan, Xpander Tabrak Angkot dan Warung, Tiga Orang Tewas

Sementara, dua kendaraan yang terlibat sudah diamankan oleh Satlantas Polres Serang sebagai barang bukti.

"Sopir truk sudah kami amankan di polres Serang dan sedang dilakukan pemriksaan lebih lanjut," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved