Breaking News:

Kemenkumham Banten

Kadiv Yankumham Kemenkumham Banten Kunjungi Notaris Berisiko Tinggi di Tangerang

pengawasan ini sebagai pembinaan dan penerapan PMPJ serta penyampaian laporan atas transaksi mencurigakan notaris

dokumentasi Humas Kemenkumham Banten
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Andi Taletting Langi bersama tim Kanwil Kemenkumham Banten mengunjungi kantor notaris di Kabupaten Tangerang, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Andi Taletting Langi bersama tim Kanwil Kemenkumham Banten mengunjungi kantor notaris di Kabupaten Tangerang, Kamis (22/9/2022).

Kunjungan untuk pengawasan kepatusan notaris terkait penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ) secara langsung itu bersama Ketua Majelis Pengawas Daerah Notaris Kabupaten Tangerang Dyah Dwiyanti Prihatiningtyas.

Tim juga menjelaskan tata cara pengisian Form Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Dilligence (EDD) kepada notaris dan stafnya.

Baca juga: Satu Notaris di Kota Serang Diperiksa Tim Kemenkumham Banten Gara-gara Kasus Jual Beli Saham

Mengutip rilis yang diterima Tribun Banten.com, Jumat (23/9/2022), notaris yang dikunjungi adalah yang tergolong berisiko tinggi.

Yaitu menyangkut transaksi dengan pengguna jasa notaris yang berpotensi menjadi sasaran money laundry.

Andi mengatakan pengawasan ini sebagai pembinaan dan penerapan PMPJ serta penyampaian laporan atas transaksi mencurigakan notaris melalui aplikasi goAML dari PPATK. 

"PMPJ merupakan perlindungan bagi notaris," katanya.

Untuk itu, hendaknya notaris jangan merasa terbebani dalam menerapkan PMPJ.

Pemenuhan kewajiban atas ketentuan perundang-undangan PMPJ ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi semua pihak terkait dalam memenuhi ketentuan yang diwajibkan serta sebagai perlindungan bagi notaris.

Baca juga: Berikan Pelayanan Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Banten Gelar Rapat Koordinasi Timpora

“Wajib mematuhi UU tentang Jabatan Notaris serta peraturan perundang-undangan lainnya. Hal ini juga akan berdampak terhadap kinerja notaris," ucap Andi.

Dia mengingatkan notaris harus senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian.

Waspadai kasus yang berpotensi melibatkan notaris, apalagi wilayah Kabupaten Tangerang cukup rentan dengan kasus yang melibatkan notaris.

"Agar penguasaan akun notaris tetap menjadi domain notaris karena telah banyak kasus penyalahgunaan oleh oknum staf tanpa sepengetahuan yang bersangkutan," katanya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved