Breaking News:

Nasib Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk, Terancam Pemecatan? DPD Golkar: Tergantung Salahnya

Kasus Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri menghukum sopir truk push up dan berguling di jalan berbuntut panjang.

(ISTIMEWA)
Layar tangkap video yang menampilkan orang yang diduga Tajudin Tabri meminta seorang sopir truk untuk push up dan berguling di jalan, pada akun Instagram @depok24jam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kasus Wakil Ketua DPRD Depok  Tajudin Tabri menghukum sopir truk push up dan berguling di jalan berbuntut panjang.

Kini DPD Partai Golkar Kota Depok membentuk Tim Khusus atau timsus untuk investigasi kasus yang dilakukan kadernya tersebut.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi Arafiq, hasil investigasi dari tim khusus ini akan menentukan sanksi yang diberikan untuk  Tajudin Tabri.

“Kami sudah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan yang mana nanti akan diproses secara AD/ART partai, yang mana bersangkutan nanti akan dikenai sanksi dari yang ringan sampai berat pemecatan."

"Tergantung dari kesalahannya setelah dilakukan investigasi oleh tim khusus dari Partai Golkar Kota Depok,” jelas Farabi dalam video resminya, Minggu (23/9/2022).

Baca juga: Anggota DPRD Depok Injak Sopir Truk, Hotman Paris Geram dan Ikut Viralkan: Ayo, Kita Lawan!

Farabi menjelaskan, pihaknya sangat menyesalkan aksi arogansi yang dilakukan oleh kadernya tersebut.

Ia pun telah memerintahkan yang bersangkutan untuk meminta maaf secara langsung kepada si sopir serta masyarakat.

“Kami sangat menyesalkan hal itu terjadi dan kami meminta yang bersangkutan memohon maaf pada sopir truk tersebut dan juga mohon maaf pada masyarakat, dan menyelesaikan masalah tersebut dengan baik,” katanya.

“Kami partai pro rakyat yang humanis dan tak membenarkan kekerasan apapun kekerasan dengan apapun alasannya, walau pun yang bersangkutan beralasan karena mendapat sudah tiga kali dan berulang ulang kali ditegur tetap saja masih ditabrak portal tersebut sehingga merugikan dan membahayakan masyarakat setempat. Akan tetapi cara kekerasan sangat tidak dibenarkan,” pungkasnya.

Baca juga: Alasan Anggota DPRD Depok Minta Sopir Truk Berguling dan Push Up di Jalan: Itu di Luar Kontrol Saya

Sang Sopir Truk Merasa Diinjak Harga Diri

Ahmad Misbah, sopir truk yang menjadi korban mengungkap alasan dirinya membuat laporan polisi atas perbuatan  Tajudin Tabri.

Ahmad Misbah mengatakan meski sudah memaafkan, namun dia merasa telah dipermalukan di depan umum oleh Tajudin.

"Ya karena gimana ya dia kan sudah mempermalukan saya sudah menginjak-nginjak harga diri saya. Kalau dia bisa melakukan hal seperti itu saya pun kalau ada kesempatan saya bisa membalikan," ucapnya.

Dia menceritakan awal mula Tajudin menganiaya dirinya pada Jumat (23/9/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved