Breaking News:

Rancangan APBD Kota Serang 2023 Defisit Rp104 Miliar, Ini Kata Syafrudin

Wali Kota Serang Syafrudin mengaku bahwa Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Serang mengalami defisit senilai Rp104 miliar.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Rosid
Mildaniati/TribunBanten.com
Wali Kota Serang Syafrudin mengaku bahwa Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Serang mengalami defisit senilai Rp104 miliar. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Wali Kota Serang, Syafrudin mengaku bahwa Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Serang mengalami defisit senilai Rp104 miliar.

Syafrudin menjelasakan, Pemkot Serang saat ini menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) Tahun 2023 mencapai Rp 1,2 triliun.

Untuk belanja daerah sendiri, kata Syafrudin, sebesar Rp1,5 Triliun, pengeluaran pembiayaan Rp16,2 Miliar.

Baca juga: Tahap Pendataan Non ASN hingga 31 Oktober 2022, Berikut Syarat-syaratnya

"Di tahun 2023 ini PAD diproyeksikan 1,264 Triliun, belanja daerah 1,536 Triliun kemudian pengeluaran pembiayaan diproyeksikan 16,250 Miliar, defisit 104 Miliar semoga kurang dan menjadi 78 miliar," ujar Wali Kota Serang, Syafrudin usai menghadiri rapat raripurna di DPRD Kota Serang, Senin (26/9/2022).

Secara umum, diungkapkan politisi PAN ini, anggaran tahun 2023 sebesar 31 persen akan dialokasikan pembangunan infrastruktur.

Pembangunan itu meliputi, jalan, bangunan, drainase dan lainnya.

"Dianggarkan untuk pembuatan jalan, jembatan, drainase, kemudian sebagian gedung kelurahan dan kecamatan," ungkapnya.

Syafrudin menegaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan, di tahun 2023 minimal sudah mencapai 95 persen.

Hal itu sesuai dengan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023.

"Insfrastruktur 31 persen meliputi jalan, bangunan, drainase, dan lainnya. Kesehatan hanya 12 persen paling sedikit 10 persen, beda dengan infrastruktur, kesehatan yang lain lebih kecil daripada infrastruktur, kenapa infrastruktur pertama karena kami ingin selesaikan infrastruktur di Kota Serang sesuai dengan RPJMD Tahun 2018-2023," paparnya.

Pembangunan infrastruktur difokuskan lantaran dua tahun terakhir terhambat pandemi covid-19.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Ratu Ria Minta Pembenahan Drainase di Kota Serang Didahulukan

"Karena agka tertunda akibat Covid-19, karenanya tahun 2023 95 % harus sudah selesai," jelasnya.

Syafrudin berharap Raperda APBD tahun 2023 dapat dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD.

"Demikian ini mudah-mudahan dibahas dengan TAPD dan DPRD semoga lancar, penganggaran sesuai dengan ketentuan pemerintah, anggaran pendidikan, kesehatan dan lainnya," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved