Breaking News:

Banyak Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Serang, Jalan Bergelombang-Minim Penerangan Jadi Penyebab

Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Serang, Kabupaten Serang, tercatat paling tinggi sejak satu minggu terakhir.

Editor: Ahmad Haris
gas2.org
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. Dalam seminggu terakhir, banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Serang atau Kabupaten Serang, yang didominasi oleh pelajar. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dalam seminggu terakhir, banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Serang atau Kabupaten Serang.

Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Serang tercatat paling tinggi sejak satu minggu terakhir, dibandingkan wilayah lainnya di Banten.

Kapolres Serang, Yudha Satria mengatakan, kecelakan lalu lintas ini sering terjadi di Jalan Raya Jakarta-Serang.

Baca juga: Kapolres Serang Imbau Masyarakat Korban Percaloan Tenaga Kerja Lapor Guna Tingkatkan Efek Jera

Maraknya kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut karena kodisi jalan yang bergelombang, dan kurangnya penerangan.

"Ini sebenernya sangat disayangkan, sebenarnya saya miris dan hal ini perlu adanya perhatian juga. Untuk menekan angka kecelakaan," katanya di Mapolres Serang, Rabu (28/9/2022).

Namun, kata Kapolres Serang, pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, untuk membantu memasang rambu-rambu atau fasilitas jalan lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Banten mencatat, di wilayah hukum Polres Serang tercatat kecelakaan lalu lintas tertinggi pada minggu ini, dibandingkan dengan polres jajaran Polda Banten lainnya.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria 
Kapolres Serang AKBP Yudha Satria  (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

"Untuk kasus kecelakaan sejak satu minggu kemarin, hampir terjadi 11 kasus, dengan tiga orang meninggal dunia," kata AKBP Judha Satria, Rabu.

Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Polisi Tertibkan Parkir Liar di Jalan Raya Serang-Jakarta

Dia mengatakan, bahwa angka kecelakaan itu didominasi oleh usia di bawah umur atau pelajar.

Dilaporkan pada saat kejadian para korban rata-rata tidak menggunakan helm.

Pihaknya juga mengaku telah memasang sepanduk imbauan di setiap titik rawan kecelakaan, untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved