Breaking News:

Sopir Angkutan Umum di Terminal Mandala Rangkasbitung Naikkan Tarif Sepihak, Ini Daftar Ongkos Baru

Sopir angkutan umum di Terminal Tipe A Mandala, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak menaikkan tarif secara sepihak.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Nurandi
Terminal Mandala Tipe A, Kabupaten Lebak. Sopir angkutan umum di Terminal Tipe A Mandala, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak menaikkan tarif secara sepihak. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sopir angkutan umum di Terminal Tipe A Mandala, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak menaikkan tarif secara sepihak.

Upaya menaikkan tarif tersebut dilakukan karena dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM).

Namun, tarif itu tidak mengacu pada regulasi yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Hal ini, karena tarif angkutan umum masih dalam pembahasan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Banten 28 September 2022: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Lebak dan Pandeglang

Kepala Terminal Mandala Muksin mengungkap ada sejumlah sopir yang sudah menaikkan tarif angkutan umum.

"Kenaikan tarif hanya berlaku untuk trayek Mandala- Rangkasbitung dan angkutan umum Lebak–Pandeglang maupun Rangkasbitung-Bandung," katanya saat dihubungi Tribun Banten.com, Selasa (28/9/2022).

Menurutnya kenaikan tarif untuk angkutan perkotaan maupun luar daerah yang beroperasi di Terminal Mandala berkisar 20 persen.

"Jadi kenaikan dipicu karena naiknya harga BBM, jadi tarif tersebut dinaikkan oleh sopir," ujarnya.

Berikut tarif angkutan umum di Terminal Mandala setelah sopir menaikan harganya, tarif angkutan umum trayek Mandala Rangkasbitung, biasanya di angka Rp 5000, saat ini menjadi Rp. 7000 tarifnya.

Selain itu angkutan perkotaan yang mengalami kenaikan yakni Trayek Lebak (Mandala-Pandeglang) juga ikut dinaikkan oleh sopir-sopirnya, yakni menjadi Rp. 12.000 yang semual Rp. 10.000, semua kenaikannya imbas harga BBM naik.

"Jadi kalau dikalkulasikan, kenaikan tarif jasa angkutan umum baik perkotaan maupun antar kabupaten naik di angka 20 persen," katanya.

Baca juga: Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, PPSW Pasundan Digdaya Gandeng Pokja Wartawan Lebak

Sementara itu, besaran tarif jasa AKAP trayek Rangkasbitung-Bandung, Rp.100.000, dan Trayek Rangkasbitung-Tanjungptiok Rp.60.000 tarifnya.

Kemudian, Rangkasbitung-Cikarang Rp.50.000 dan Rangkasbitung-Garut Rp.150.000 dan Rangkas-Kalideres Rp 40.000, tarifnya.

Muksin mengatakan terkait kenaikan tersebut, saat ini belum ada pengguna jasa yang protes, terkait hal tersebut.

Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Seru di Kabupaten Pandeglang dan Lebak Banten

"Jadi belum ada pengguna jasa angkutan umum yang komplain, semoga hal ini juga tidak menimbulkan kericuhan," ucapnya.

Saat ini Surat Keputusan (SK) tentang kenaikan tarif angkutan umum masih dalam tahap pembahasan oleh Pemkab Lebak.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved