Breaking News:

LPK di Kabupaten Serang Fasilitasi Kerja ke Jepang, Berikut Syarat dan Tata Cara Pendaftaran

Disnakertrans Kabupaten Serang mendukung Lembaga Pelatihan Kerja (PLK) Wahana menyalurkan pekerja migran indonesia (PMI) ke Jepang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Ilustrasi/Net
Ilustrasi gaji. Disnakertrans Kabupaten Serang mendukung Lembaga Pelatihan Kerja (PLK) Wahana menyalurkan pekerja migran indonesia (PMI) ke Jepang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang mendukung Lembaga Pelatihan Kerja (PLK) Wahana menyalurkan pekerja migran indonesia (PMI) ke Jepang.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang mengatakan, dukungan ini dilakukan untuk menekan penyaluran (PMI) secara ilegal.

"Di LPK Wahana ini nantinya akan dilakukan pelatihan bahan bahasa, kebiasaan dan adat istiadat di sana. Sebelum nantinya masuk bekerja di Jepang," katanya kepada TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Kapolres Serang Imbau Masyarakat Korban Percaloan Tenaga Kerja Lapor Guna Tingkatkan Efek Jera

Saat ini, kata dia, peserta yang mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebanyak 21 orang yang berasal dari Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Cilegon.

"Rencana bulan ini akan ada tes untuk rekrut ke Jepang. Kalau misalnya tes bahasa dan yang lainnya lulus kemungkinan bisa berangkat kerja ke Jepang," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihak yang akan melakukan seleksi yaitu Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) selaku pihak yang akan melakukan penempatan.

Ugun menjelaskan, dari informasi yang diperolehnya saat ini negara Jepang membutuhkan tenaga kerja sebanyak 400 ribu orang.

"Kalau tesnya lulus tinggal persiapan pemberangkatan saja. Mereka nanti bekerja ada yang di industri, perusahaan makanan, dan baby sister," ungkapnya.

Sedangkan untuk pengajar di LPK Wahana sendiri, kata Ugun, merupakan warga asli Mancak yang dulu pernah bekerja di Jepang dan kini menyalurkan ilmu dan pengalamannya di LPK.

"Untuk penyaluran tenaga kerja di LPK ini dipastikan aman karena sudah melalui prosedur yang diterapkan dan ini juga tujuan nya untuk mencegah yang ilegal-ilegal itu," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved