Breaking News:

SOSOK Ayu, Siswa Berkebutuhan Khusus di SKH Negeri 2 Kota Serang, Membatik di Tengah Keterbatasan

Ayu, siswa kelas IX menampilkan hasil karya batik di dalam acara aktualisasi hasil karya dan kreativitas SKH Negeri 02 Kota Serang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
ahmad tajudin
Ayu, siswa kelas IX menampilkan hasil karya batik di dalam acara aktualisasi hasil karya dan kreativitas SKH Negeri 02 Kota Serang. Meskipun mempunyai keterbatasan pendengaran atau tuna rungu, namun, Ayu dikenal sebagai siswa yang gemar membatik. 

Laporan Wartawan Banten.com'>Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ayu, siswa kelas IX menampilkan hasil karya batik di dalam acara aktualisasi hasil karya dan kreativitas SKH Negeri 02 Kota Serang.

Meskipun mempunyai keterbatasan pendengaran atau tuna rungu, namun, Ayu dikenal sebagai siswa yang gemar mem batik.

Sri Mulyati, guru sekaligus Pembimbing Keterampilan Batik SKH Negeri 02 Kota Serang, mengatakan Ayu merupakan siswa yang suka mem batik.

"Ayu itu suka membatik dari kelas 7, sampai sekarang," katanya kepada TribunBanten.com saat di Gedung Plaza Aspirasi, Kota Serang, Kamis (30/9/2022).

Baca juga: SKH Negeri 02 Kota Serang Tampilkan Kreativitas Siswa, Kadis Dindikbud Banten : Bagus dan Luar Biasa

Sebelum belajar mem batik, kata dia, Ayu juga gemar di bidang tata boga.

Namun pada saat diperkenalkan dengan pembelajaran mengenai mem batik.

Ayu lebih condong menikmati pembelajaran di bidang mem batik.

"Sebelum membatik dia tata boga, namun sekarang condongnya ke batik. Walaupun tangannya sempat terluka saat membatik, tapi tetep aja dia ingin membatik," ucapnya.

Baca juga: Bisa Gugur! Calon Peserta Didik SMA, SMK dan SKh Negeri di Banten Diimbau Untuk Daftar Ulang

Sri menuturkan bahwa Ayu mempelajari batik tulis menggunakan alat canting tradisional sejak kelas 7 SKH.

Selain Ayu sejumlah siswa lainnya juga sama diperkenalkan sejumlah bidang.

Namun setiap siswa, kata dia, dikarenakan memiliki keterbatasan yang berbeda-beda.

Sehingga hasil karya yang mereka buat sesuai dengan kemampuannya.

"Untuk prosesnya itu semuanya semampunya si anak, ada yang cepat ada yang lambat," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved