Breaking News:

Tangki Berisi Solar di Pelabuhan Pelindo Cilegon Terbakar, Warga Diminta Mengungsi Sejauh 1 Km

Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Cilegon, Ade Mufrodi, meminta warga di sekitar lokasi terbakarnya tangki BBM berisi solar mengungsi

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Sopian Sauri/TribunBanten.com
Tangki penyimpanan bahan bakar solar milik PT Link Terminal di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kebakaran. Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Cilegon, Ade Mufrodi, meminta warga di sekitar lokasi terbakarnya tangki BBM berisi solar mengungsi 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Cilegon, Ade Mufrodi, meminta warga di sekitar lokasi terbakarnya tangki BBM berisi solar milik PT Taruna Bina Sarana untuk mengungsi.

Menurut dia, mengungsi itu dilakukan setidaknya sejauh 1 kilometer dari lokasi kobaran api tangki penyimpanan BBM milik PT Taruna Bina Sarana.

Diketahui, tangki berisi BBM solar milik PT Taruna Bina Sarana tersambar petir di dalam Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Sabtu (1/10/2022) pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Kebakaran Tangki di Ciwandan Padam, Akses Jalan Menuju Kawasan Wisata Anyer Kembali Dibuka

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pada malam hari saat terdengar ledakan sempat panik olah RT setempat dan pihak kelurahan setempat agar warga mengungsi sekitar satu kilometer," kata Ade Mufrodi.

Ketika kejadian itu terjadi, kata dia, tangki BBM sedang dalam proses perbaikan setelah petugas beristirahat akibat hujan deras disertai petir.

"Pada saat kejadian di lokasi menurut informasi dari pihak perusahaan, lagi ada pekerjaan perbaikan terjadilah hujan maka istirahat dan terjadilah ledakan. Berdasarkan informasi dari warga, tadi malam terjadi hujan lebat disertai petir. Kemudian terdengar ledakan di sekitar lokasi tangki BBM," ujarnya.

Setelah kejadian itu, Ade menceritakan, RT setempat dan pihak kelurahan sempat panik dan meminta agar warga mengungsi sejauh 1 kilometer dari lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran gabungan melakukan pemadaman di area sekitar, pemadaman dibantu oleh guyuran hujan yang kembali turun sekitar pukul 02.00 WIB. Api dapat dipadamkan keseluruhan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kobaran api sempat membesar kembali sekitar pukul 02.00 WIB sehingga menghabiskan satu tangki.

"Kobaran apinya besar sehingga menghabiskan satu tangki, karena jam 02.00 sempat membesar kembali dan pemadam masih mundur sejenak karena membahayakan," kata Ade.

"Api padam jam 4 subuh sudah clear semua, alhamdulillah jam 02.00 dini hari diguyur hujan kembali sangat deras dibantu dengan air hujan," sambungnya.

Baca juga: Tangki Berisi Solar Terbakar Hebat di Ciwandan Cilegon, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Sementara itu, dari keteeangan pihak perusahaan, pukul 01.00 WIB terdengar bunyi sirine peringatan agar warga menungsi.

"Dari pihak PT penyebab dari adanya kilat petir dan juga dari jam 01.00 peringatan bunyi sirine agar masyarakat dan warga daerah kawasan pelindo untuk mengungsi," ungkapnya.

Lalulintas sempat ditutup dari arah Anyer ke Cilegon, begitupun sebaliknya dari Cilegon menuju Anyer.

Petugas yang turun untuk melakukan pemadaman api yaitu dari damkar pelindo dan damkar Kota Cilegon.

"Karena ada kemungkinan zat berbahaya maka harus yang punya alat pelindung diri yang lengkap, maka petugas yang lainnya standbay di depan terminal untuk mengamankan lalulintas," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved