Breaking News:

Dinsos Lebak Buka Pendaftaran Adopsi Bayi yang Ditemukan Warga Cimarga

Dinas Sosial atau Dinsos Lebak membuka pendaftaran adopsi bayi yang ditemukan di Kecamatan Cimarga bagi pasangan suami istri (pasutri) atau masyarakat

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Fé Ngô on Unsplash
Dinas Sosial atau Dinsos Lebak membuka pendaftaran adopsi bayi yang ditemukan di Kecamatan Cimarga bagi pasangan suami istri (pasutri) atau masyarakat 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK- Dinas Sosial atau Dinsos Lebak membuka pendaftaran adopsi bayi bagi pasangan suami istri (pasutri) atau masyarakat.

Untuk diketahui, bayi jenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan seorang warga di Jalan Raya Cimarga-Leuwidamar, Kampung Pasir Erih, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga pada 1 September 2022 lalu.

Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra, pihaknya saat ini sudah membuka adopsi lantaran bayi tersebut diklaim sudah dalam keadan sehat.

Baca juga: Terbongkar Praktik Adopsi Ilegal di Bogor: Sindikat Cari Ibu Hamil Tanpa Suami, Persalinan Gratis

Adopsi bayi dibuka untuk seluruh warga dengan catatan memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Jadi untuk masyarakat atau pasutri yang hendak melakukan adopsi diminta memenuhi persyaratan yang ditetapkan," kata Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra, saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (3/10/2022).

Untuk pendaftaran, dijelaskan Eka, warga bisa langsung datang ke kantor Dinsos Lebak.

"Ya kita saat ini lagi membuka pendaftaran bagi individu atau keluarga yang berminat untuk menjadi Calon Orang Tua Angkat (COTA) untuk Calon Anak Angkat (CAA) Bayi tersebut sesaui dengan perundang-undang yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, ditemukan di sebuah saluran irigasi oleh seorang warga di Jalan Raya Cimarga-Leuwidamar, Kampung Pasir Erih, Desa Sudamanik.

Saat ditemukan bayi tersebut tergelatak tanpa ada pakaian dan alas apapun, bayi tersebut langsung diserahkan ke Puskesmas Cimarga untuk mendapatkan perawatan intensif.

Eka menambahkan sebelumnya, pihak Dinsos Lebak selama mengasuh bayi sudah secara aktif mencari keberadaan orang tua kandung dan pihak keluarga dari sang bayi dengan menyebarkan informasi seputar bayi itu di media sosial.

Baca juga: 10 Pasutri di Lebak Berebut Adopsi Bayi Laki-laki yang Ditemukan di Saluran Irigasi

"Karena tidak kunjung ditemukan keberadaan dari sang orang tua kandung, maka status bayi ini sudah ditetapkan sebagai bayi terlantar oleh pengadilan. Sehingga kini adopsi bayi itu bisa dilakukan, " ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved