Breaking News:

Konten "Prank" Laporan KDRT Baim/Paula Perbuatan Tercela, IPW: Harus Diberi Pelajaran

IPW menilai tindakan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven membuat konten prank KDRT sebagai perbuatan tercela.

Editor: Ahmad Haris
(KOMPAS.com/ Tatang Guritno)
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2022). IPW menilai tindakan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven membuat konten prank KDRT belum lama ini, sebagai perbuatan tercela. 

TRIBUNBANTEN.COM - Indonesia Police Watch ( IPW) buka suara soal pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven membuat konten prank laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh Baim/Paula sebagai perbuatan tercela.

Sugeng melanjutkan, perbuatan Baim itu tidak menghormati hukum dan memenuhi unsur percobaan pembuatan laporan palsu.

Baca juga: Gegara Konten Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Terancam 1,4 tahun Penjara

“Karena itu Baim Wong tindakannya kalau dari sisi hukum, sudah memenuhi percobaan untuk membuat percobaan palsu,” kata Sugeng saat dikonfirmasi, Senin (3/10/2022).

Sugeng mengatakan, Baim dan istrinya perlu diperiksa dan diberikan pelajaran atas perbuatannya.

Ia meminta polisi untuk melakukan pemeriksaan kepada Baim dan Paula.

“Nah dia harus diberikan satu pelajaran, diberikan pencerahan atau pelajaran dengan diperiksa lebih dulu, tidak mudah segera dimaafkan,” kata dia.

Lebih lanjut, menurutnya, Polri bisa menerapkan skema restorative justice terhadap Baim.

Dengan pemeriksaan itu, Sugeng berharap Baim dan istri bisa lebih menghormati proses hukum.

“Nanti saatnya dia bisa diberikan satu proses untuk tidak dituntut melalui proses yang namanya restorative justice, sehingga dia bisa belajar bahwa hukum dan proses hukum itu harus dihargai, dan dihormati bukan dimain-mainkan,” tegasnya.

Sebelumnya, video prank Baim dan Paula itu sempat tayang di kanal YouTube Baim Paula pada Minggu (2/10/2022).

Kini video tersebut telah dihapus. Konten tersebut menjadi ramai dibicarakan lantaran Baim dinilai berlebihan untuk memanfaatkan situasi demi adsense.

Dalam video, terlihat Paula berpura-pura membuat laporan kasus KDRT.

Sementara itu Baim duduk di dalam mobil dan memantau aktivitas Paula yang terekam kamera.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved