Breaking News:

Pasca Kebakaran Tangki BBM di Cilegon, Kegiatan Operasional Dihentikan Sementara

Kegiatan operasional di tangki BBM di kawasan PT Pelindo Regional 2 Banten dihentikan untuk sementara.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Dok. BPBD Cilegon
Kebakaran melanda tangki solar milik di PT Linc Terminal yang beralamat di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 23.31 WIB. Kegiatan operasional di tangki BBM di kawasan PT Pelindo Regional 2 Banten dihentikan untuk sementara. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Kegiatan operasional di tangki BBM di kawasan PT Pelindo Regional 2 Banten dihentikan untuk sementara.

Upaya penghentian sementara itu dilakukan karena telah terjadi kebakaran tangki BBM akibat tersambar petir pada Sabtu (1/10/2022).

Tangki berisi 331 kiloliter setinggi 20 meter, berdiameter 28 meter, setebal 22 milimeter itu terbuat dari material karbon stil.

"Kerugian masih dihitung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian, TKP sudah di police line oleh polres Cilegon, saat ini kami setop operasional untuk pastikan proses penyelidikan berjalan lancar," kata Manager Terminal PT Taruna Bina Sarana, Octo saat ditemui di Cilegon, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Tangki Solar di Ciwandan Cilegon Terbakar & Terdengar Ledakan, Warga Sempat Diminta untuk Mengungsi

Pihak perusahaan memohon maaf pada warga sekitar yang terdampak akibat kebakaran.

"Mohon maaf pada warga yang terdampak akibat kebakaran," tuturnya.

Perlu diketahui, satu tangki yang terbakar nomor 2003 memiliki kapasitar 12.000 kiloliter. Tangki itu milik PT Mitra Utama Energi. Saat kejadian tangki berisi 331 kiloliter solar.

"Kebakaran diduga dari sambaran petir di wilayah kecamatan ciwandan kota cilegon, kami sigap cepat dan bantu semaksimal mungkin, damkar kirimkan 5 unit armada, total ada 6 unit pemadaman, api mulai mengecil pukul 02.00, pukul 04.30 api sudah padam," jelasnya.

Berkat kerjasama semua pihak, api dapat dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Untuk di Pelabuhan Pelindo kegiatan masih berjalan normal.

"Kami harap ini bisa segera operasi kembali agar bisa membantu masyarakat terkait BBM dan mitra TBS," terangnya.

Lanjut Octo, pihak perusahaan sudah nemasang penangkal petir pada setiap tangki dan audah mengikuti aturan yang sesuai standar operasional perusahaan (SOP).

"SOP sudah ada dan kami miliki SOP untuk penangkal petir kami lakukan uji reksa pada penangkal petir. CCTV ada dan sudah kami serahkan pada pihak berwajib," ungkapnya.

Di lokasi kejadian saat tangki terbakar, terdapat security perusahaan sedang berjaga berjarak 100 meter dari lokasi kejadian, dan sudah dilakukan evakuasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved