Breaking News:

Pasutri di Lebak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah, Diduga Dibacok dengan Sajam

Pasangan suami-istri di Lebak, BS (60) dan OH (58) ditemukan tewas di kediamannya di Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajrug

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi jasad. Pasangan suami-istri di Lebak, BS (60) dan OH (58) ditemukan tewas di kediamannya di Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajrug 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pasangan suami-istri di Lebak, BS (60) dan OH (58) ditemukan tewas di kediamannya di Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten pada Selasa (4/10/2022) sekitar pukul 07.00 WIB

Warga menemukan mereka telah meninggal dunia setelah melihat ada luka bekas senjata tajam di bagian leher.

"Saat ditemukan terdapat luka bacokan dari senjata tajam, untuk korban sudah di bawa ke RSUD Drajat Prawinegara, Kota Serang, untuk menjalani proses otopsi," kata Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan, saat ditemui TribunBanten.com di lokasi, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Dikenal Pendiam, Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai 19 Aparteme, Saksi Dengar Benturan Keras

Sampai saat ini, Sat Reskrim Polres Lebak masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui
penyebab kematian korban.

"Untuk saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui motif pembunuhan terhadap pasangan suami-isteri tersebut," ujarnya

Dirinya menambahkan sudah mengumpulkan beberapa saksi terkait dengan kematian korban yang secara tragis.

"Saksi-saksi sudah dikumpulkan, baik keluarga dan kerabat dekatnya," kata Wiwin.

Sementara itu, Kepala Desa Haur Gajrug Hasan Ferry menyampaikan kejadian tersebut diketahui pada Senin pagi hari oleh salah seorang warga.

"Saya dapat laporan, tadi pagi dari warga, jadi saya langsung ke sini untuk memberikan laporan kepada polsek dan pihak terkait," katanya saat berada di lokasi kejadian.

Baca juga: Data Berubah-ubah, Polisi Catat Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Ada 125 Orang sampai Hari Ini

Dirinya menyampaikan terkait dengan keseharian korban, mempunyai usaha warung dan usaha kayu karena rumahnya yang berada tepat di samping Jalan Nasional Rangkasbitung-Bogor.

"Korban memang memiliki warung dan juga memiliki usaha kayu di rumahnya," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved