Breaking News:

74.300 Rokok Ilegal dan 304 gram Tembakau Gorila Dimusnahkan, Kejari Cilegon Selamatkan Anak Bangsa

Kejaksaan Negeri Kota Cilegon memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari sembilan perkara tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
sopian sauri
Kejaksaan Negeri Kota Cilegon memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari sembilan perkara tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap periode Agustus hingga September 2022. Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya berbagai macam seperti rokok tanpa pita cukai, narkotika, minuman teh gelas, handphone dan lainnya. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Kejaksaan Negeri Kota Cilegon memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari sembilan perkara tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap periode Agustus hingga September 2022.

Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya berbagai macam seperti rokok tanpa pita cukai, narkotika, minuman teh gelas, handphone dan lainnya.

Baca juga: Tiga Ruangan Kelas SDN 12 Cilegon Dilalap si Jago Merah, Aktivitas KBM Diliburkan Sementara

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com di lokasi, pemusnahan seperti rokok dan pakaian pelaku dilakukan secara dibakar, sedangkan narkotika secara dibelender.

Adapun barang bukti berupa handphone dengan cara dipalu sampai pecah.

Diketahui, barang bukti yang dimusnahkan yakni, 74.300 bungku rokok merek Natano Bold 150 dus Teh Gelas, 2 unit Handphone, Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 0.59 Gram, Narkotika jenis tembakau Gorilla sebanyak 304.3056 gram, 1 buah Pipa kaca, 1 buah Timbangan, dan 3 buah pakaian.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Gedung SDN 12 Kota Cilegon, Hanguskan Tiga Ruangan Kelas

Kepala Kejari Kota Cilegon, Ineke Indraswati mengatakan, barang bukti dan barang rampasan yang telah inkrah di periode Agustus samapi September 2022 ini berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Serang.

Bahwa putusan Pengadilan Negri Serang tersebut telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap sehingga perlu segera dilaksanakan.

"Jadi hari ini kita memusnahkan ada sabu-sabu, ada tembakau gorilla, kemudian handphone dan pakaian yang digunakan ketika melakukan jual beli narkoba tersebut," ujarnya, kepada awak media, Kamis (6/10/2022).

Kemudian, lanjutnya, ada juga rokok tanpa pita cukai, karena itu pihaknya berharap dengan adanya pemusnahan ini dapat menimbulkan kesadaran masyarakat.

"Bahwa kalau kita membeli rokok tanpa cukai itu juga merugikan perekonomian keuangan Negara," kata Ineke.

Masih kata Ineke, untuk jenis sabu-sabu terdapat paket kecil atau paket hemat, bahwa paket tersebut dijual dengan seharga sekitar 550.000 ribu.

Baca juga: Road Show KPK di Cilegon, Ada Warung Kejujuran, Beli Sendiri Ambil Kembaliannya Sendiri

"Jadi bisa dibayangkan banyaknya uang yang beredar untuk peredaran narkoba dan tentunya itu juga akan merugikan generasi muda kita," ucapnya.

Sementara di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Cilegon Isra Mi'raj, mengapresiasi pihak penegak hukum baik dari Kejari, Polres dan BNN.

"Saya atas nama wakil rakyat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan teman-teman penegak Hukum dari Kejari Polres dan BNN kota Cilegon," ucapnya.

Isro menuturkan, pihaknya selaku forkopimda juga telah melakukan penyuluh kepada sekolah-sekolah yang berada di Kota Cilegon dalam memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba.

"Kita berikan pemahaman bagaimana masa depan bangsa ini harus tetap berjalan dan dipenuhi oleh generasi-generasi terhindar dari narkoba," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved