Breaking News:

Muhamad, Santri Asal Pandeglang Juara 1 Hafalan 500 Hadist se-Nasional, Diganjar Bonus Rp 50 Juta

Muhamad, santri asal Pandeglang, menjuarai lomba tilawatil quran tingkat nasional.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
ahmad tajudin
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Imaddudin Sahabat saat memberikan penghargaan kepada Muhamad Juara 1 hafalan 500 hadist tanpa sanad putra tingkat nasional asal Pandeglang. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Muhamad, santri asal Pandeglang, menjuarai lomba tilawatil quran tingkat nasional.

Atas prestasi itu, Muhamad menerima uang hadiah Rp 50 juta dari Pemerintah Provinsi Banten.

Upaya pemberian hadiah diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Banten.

Muhamad adalah santri asal Pondok Pesantren Irsyadul Ibad Pandeglang.

Baca juga: BREAKING NEWS Pertandingan Liga 3 Zona Banten Dihentikan Sementara

"Jadi tahun kemarin saya mengikuti Tilawatil Quran di Maluku Utara. Saya mendapat juara 1 hafalan 500 hadist tanpa sanad putra tingkat nasional," ungkapnya saat di Lapangan Setda Provinsi Banten, Selasa (4/10/2022).

Muhamad menyampaikan bahwa dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) dan Hadist Tahun 2021.

Dirinya mewakili Provinsi Banten dan berhasil menjuarai lomba tersebut.

Diakuinya, sebelumnya dirinya juga pernah mengikuti perlombaan fahmil quran dan hadist tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

"Untuk tingkat kabupaten juara 3, tingkat provinsi juara 2 dan ditingkat nasional ini saya juara 1," ungkapnya.

Meski menjuarai berbagai perlombaan dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Muhamad mengaku dirinya baru melakukan penghafalan hadist itu sejak tahun 2019.

Baca juga: 4.769 Data Pegawai Honorer di Banten Belum Terimport ke BKN, Berikut Penjelasan BKD

Dikarenakan istiqomah dengan menghafal sehari 10 hadist, kata dia, akhirnya dirinya busa menghafal ratusan hadist

"Menghafalnya lama dua tahun, yang paling sulit itu harus menghafalin sanadnya karena nama orang. Kalau matannya insyaAllah gampang," terangnya.

Untuk bisa menghafal hadist, Muhamad pun memberikan tips kepada para santri atau masyatakat yang ingin menghafal hadist.

"Tipsnya cukup biasakan membaca alquran, membaca teks arab, nantinya juga akan terbiasa membaca hadist," ungkapnya.

 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved