Daftar Alat Bukti yang Ditemukan Tim Pencari Fakta dalam Tragedi Kanjuruhan

Berbagai alat bukti sudah ditemukan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan.

Editor: Abdul Rosid
SURYA/Purwanto
Berbagai alat bukti sudah ditemukan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berbagai alat bukti sudah ditemukan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan.

Bukti yang sudah ditemukan oleh TGIPF akan dijadikan pendukung dalam pengusutan tragedi Kanjuruhan.

Sekretaris TGIPF, Nur Rochmad mengatakan, bukti yang saat ini sudah ditemukan adalah CCTV di dalam stadion yang bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peristiwa kerusuhan pada Sabtu (1/10/2022) malam itu.

Baca juga: Presiden Jokowi Umumkan Hasil Pembicaraan dengan Presdien FIFA Soal Tragedi Kanjuruhan Malang

Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung juga menjelaskan, video-video yang menggambarkan sejumlah kejadian di berbagai titik juga telah dikumpulkan oleh tim.

“Berbagai alat bukti penting yang kota dapatkan ini nantinya akan memperkuat dan mempertajam analisis kita sehingga peristiwa Kanjuruhan ini dapat kita ungkap secara menyeluruh dan independen” katanya dalam keterangannya, Sabtu (8/10/2022).

"Keterangan tentang penggunaan gas air mata juga sedang dikumpulkan dan didalami oleh tim, baik dari pihak pengamanan, panitia pelaksana, maupun dari pihak korban," imbuhnya.

Doni Monardo, mantan Ketua BNPB yang menjadi anggota TGIPF Kanjuruhan mengatakan, pihaknya akan menginvestigasi setiap tahapan tragedi Kanjuruhan.

Mulai dari perencanaan pertandingan hingga terjadinya kerusuhan dan penanganan para korban.

"Sehingga kita bisa menemukan siapa yang bertanggungjawab di setiap tahapan itu,” kata dia.

Baca juga: Berkolaborasi dengan FIFA, Presiden Jokowi: Ada 5 Poin untuk Transformasi Sepak Bola indonesia

Diketahui, polisi telah memperbarui data jumlah korban Tragedi Kanjuruhan dari 125 orang tewas menjadi 131.

Mengutip data Kementerian PPPA, 33 di antara para korban yang sejauh ini teridentifikasi merupakan anak-anak usia 4-17 tahun.

Di sisi lain, Aremania mencatat bahwa hingga Selasa (4/10/2022) malam, 4 orang anak belum ditemukan.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tim TGIPF Temukan Bukti Penting Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved