Breaking News:

Dua Pria Asal Kabupaten Serang Diciduk Polisi karena Edarkan Shabu    

Pria berinisial IR dan MR diamankan dikediamannya di Kampung Kadumerak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang akibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi. Pria berinisial IR dan MR diamankan dikediamannya di Kampung Kadumerak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang akibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Jumat (7/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

 

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Dua pria di Kabupaten Serang ditangkap polisi.

Kedua peria itu berinisial IS dan MR.

MR ditangkap polisi di kediamannya di Kampung Kadumerak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

Keduanya diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, dengan barang bukti 30 bungkus berisi kristal putih 10,8 gram. 

Polresta Serang Kota telah mengamankan dua buah HP dan isolasi warna hitam, pada Jumat (7/10/2022) pukul 04.05 WIB. 

Kasi Humas Polresta Serang Kota, AKP Iwan Sumantri menjelaskan, IS ditangkap di rumahnya di Kampung Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang

"Saat dilakukan pemeriksaan pada hari Rabu tanggal 5 Oktober jam 08.00 WIB, IS benar telah menerima barang berupa satu bungkus plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 45 bungkus pelastik klip bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu," ungkapnya melalui pesan instan, Minggu (9/10/2022). 

Ia menjelaskan, barang tersebut milik A yang masuk Dalam Pencarian Orang (DPO).

A memerintahkan pada IS untuk menyerahkan paketan narkotika jenis sabu pada MR.

MR menyimpan paketan satu bungkus plastik warna hitam, yang di dalamnya terdapat 45 bungkus plastik klip bening berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu

Sabu itu disimpan di pinggir jalan depan rumah, dengan maksud untuk dijual dan diedarkan. 

Barang bukti lainnya yang disita yaitu isolasi warna hitam, yang disimpan di dalam kamar MR.

Isolasi itu digunakan untuk membungkus paketan shabu untuk dijual didaerah Ciomas. 

Keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat sub pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 4 tahun hingga 20 tahun penjara.  

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved