Breaking News:

Kuota Guru ASN PPPK 2022 Meningkat 143 Persen Jadi 319.000, Ini Syarat Seleksi Rekrutmen

Sebanyak 97 persen guru ASN PPPK lulusan 2021 sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai Pemerintah

TribunBanten.com/Mildaniati
ilustrasi. Suasana pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) PPPK Guru 2021 di SMKN 1 Kota Serang, Kamis (16/9/2021). Jumlah formasi guru aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) meningkat sebanyak 131.000. 

TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah formasi guru aparatur sipil negara ( ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ( PPPK) meningkat sebanyak 131.000.

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek) mengajukan 319.000 kuota formasi guru ASN PPPK pada 2022.

Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani mengatakan ada peningkatan 143 persen.

"Ini berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemda di Indonesia," ujarnya dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).

Baca juga: Tata Cara Pendaftaran PPPK Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022, Seleksi Melalui sscasn.bkn.go.id

Menurut Nunuk, pada Oktober hingga November 2022 ini akan dilakukan penuntasan penempatan guru ASN PPPK yang lulus passing grade pada 2021.

Selama 2021, pemerintah meluluskan 293.860 orang guru sesuai formasi.

Namun, Nunuk mengakui masih memiliki pekerjaan rumah karena 193.954 guru lulus belum mendapatkan formasi.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama dan akan diselesaikan tahun ini dan tahun depan,” ucapnya.

Sebanyak 97 persen guru ASN PPPK lulusan 2021 sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK).

Nunuk mengimbau seluruh daerah untuk menyelesaikan proses penerbitan NI yang dilanjutkan dengan proses penggajian.

Saat ini Indonesia membutuhkan 2,4 juta guru, tetapi kebutuhan itu sudah bisa dipenuhi dengan tersedianya guru ASN.

Nunuk mengakui terjadi penumpukan guru non ASN pada satuan pendidikan tertentu.

Dari 724 ribuan guru non ASN, hanya 490 ribu guru yang memenuhi beban kerja.

“Dari data kita, meskipun ada guru yang berlebih, namun ada kekosongan guru, karena banyak yang harus diredistribusi. Kekosongan itu berjumlah 679 ribu lebih,” terang Nunuk.

Baca juga: Peringatan Hari Guru Sedunia, Kemendikbud Bahas Mekanisme Seleksi PPPK Guru 2022 Besok

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved