Breaking News:

Telan Rp 4,3 Miliar, Dishub Kabupaten Serang Bangun Sebanyak 287 PJU di 43 Desa, Rampung Desember

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, mulai membangun sebanyak 287 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di 43 desa.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Istimewa via Tribun Jabar
ilustrasi Lampu penerangan jalan umum (PJU). Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, mulai membangun sebanyak 287 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di 43 desa. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANGDinas Perhubungan ( Dishub) Kabupaten Serang, mulai membangun sebanyak 287 titik Penerangan Jalan Umum ( PJU) yang tersebar di 43 desa.

Masing-masing desanya, dibangun sebanyak enam hingga tujuh PJU.

Kepala Seksi (Kasi) PJU pada Dishub Kabupaten Serang, Zul Melaz Ardiansyah mengatakan, besaran anggaran yang digelontarkan untuk pembangunan PJU sebesar Rp 4,3 miliar.

Baca juga: PJU dan Sampah Masih Jadi PR Pemkab Serang dalam Benahi Wisata Pantai Anyer-Cinangka

Meliputi, kebutuhan fisik pembangunan PJU sebesar Rp 3 miliar, dan belanja kebutuhan di e-Katalog Kabupaten Serang sebesar Rp 1,3 miliar.

“Pembangunan tahun ini sudah dimulai dan dalam proses, target selesai rencananya di Selasa 20 Desember akhir tahun ini," katanya melalui telepon seluler, Senin (24/10/2022).

"Jadi, pembagian wilayah pembangunan itu berdasarkan rayon atau wilayah kerja PLN, sehingga dari 287 titik PJU itu ada di 43 desa,” lanjutnya.

Zul Melaz mengatakan, target keseluruhan pembangunan PJU di Kabupaten Serang masih dalam proses study, karena setiap tahunnya PJU berubah-ubah serta menghitung besaran anggarannya.

Namun, berdasarkan data sementara, total kebutuhan PJU di Kabupaten Serang sebanyak 9 ribu.

“Ini hanya data sementara saja, artinya masih kasar kurang lebih PJU yang ada itu hampir 9 ribu dan data itu belum valid."

"Karena, studynya tahun ini masih terus berlangsung hingga tahun depan."

"Namun, kita fokuskan dulu pembangunan PJU tahun ini, secara bertahap saja,” ujarnya.

Terkait soal pemeliharannya, kata Zul Melaz, pemeliharaan PJU merupakan pekerjaan rutin yang dilakukannya.

Adapun bentuk pemeliharan PJU yang dilakukan, seperti pembayaran token listrik dalam satu tahun, mengganti lampu dan lainnya.

“Meskipun anggaran tahun ini tidak begitu besar, namun tetap kita lakukan pemeliharaan PJU di desa atau ruas jalan kabupaten."

"Bahkan, ruas jalan nasional dan provinsi pun kita lakukan pemeliharaan, yang wilayahnya masuk Kabupaten Serang,” ucapnya.

Baca juga: 100 PJU Jalur Wisata Anyer-Cinangka Diperbaiki, Dishub: Tindaklajuti Laporan!

Sementara itu, Kabid Teknik Sarana dan Prasarana pada Dishub Kabupaten Serang, Muhamad Edy Firdaus Lutfie mengatakan, pemeliharaan PJU bukan hanya tugas Dishub Kabupaten Serang saja, melainkan pemerintah desa, hingga masyarakat harus berperan aktif, apabila menemui PJU yang lampunya padam dan lainnya segera laporkan.

“Kita selalu mengharapkan masyarakat khususnya pemerintah desa, untuk melaporkan kepada kami apabila PJU nya terdapat kendala dan kita sangat menunggu itu."

"Sejauh ini sudah banyak laporannya, cuman kita terkendala anggaran untuk perbaikannya, namun tetap kita selesaikan bertahap,” katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved