Breaking News:

Ditanya soal Peluang Restorative Justice, Begini Jawaban Kuasa Hukum Nikita Mirzani 

Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid angkat bicara soal peluang restorative justice dalam penyelesaikan kasus yang menjerat kliennya.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten.com/Instagram @nikitamurzanimawardi_172
KIRI: Pengacara Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid. KANAN: Nikita Mirzani. Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid angkat bicara soal peluang restorative justice dalam penyelesaikan kasus yang menjerat kliennya. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid angkat bicara soal peluang restorative justice dalam penyelesaikan kasus yang menjerat kliennya.

Diketahui, Nikita Mirzani telah berstatus tersangka kasus dugaan ITE dan pencemaran nama baik atas pelapor Dito Mahendra.

Saat ini artis cantik itu telah ditahan di Rutan Kelas II B Serang, sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Serang.

"Saya tidak kenal ( Dito Mahendra,-red) saya tidak pernah berkomunikasi dengan (seseorang,-red) yang bermasalah dengan klien saya. Nanti saya coba mencari, biar Nikita yang mencari jalan," ujarnya Fahmi saat berada di Kejaksaan Negeri Serang, Kamis (27/10/2022).

Disampaikan Fahmi, Restorative Justice merupakan upaya program yang telah menjadi kesepakatan, dan keputusan penegak hukum Jaksa Agung dan Kapolri.

Apabila ada suatu kesepakatan perdamaian, maka harus dituangkan dalam bentuk Restorative Justice.

Sehingga upaya itu dijadikan dasar untuk tidak meneruskan, melanjutkan sebuah kasus.

Namun meski demikian, pihak Nikita mengaku belum melakukan komunikasi terhadap pelapor Dito Mahendra, ataupun kuasa hukumnya untuk membicarakan Restorative Justice.

"Saya nggak kenal ( kuasa hukum Dito,-red) juga, karena kami tidak pernah berkomunikasi. Kecuali dalam sidang perdata kita ketemu dalam ruangan sidang," katanya. 

"Tapi kalau kita enggak kenal atau komunikasi tanpa seizin klien, itu bermasalah nantinya," sambungnya.

Sehingga dalam hal ini, Fahmi mengaku menyerahkannya kepada Nikita Mirzani selaku kliennya.

"Yang jelas kita mengajukan permohonan (penangguhan penahanan,-red) kami serahkan sepenuhnya kepada pak Kajari," terangnya.

Disampaikan Fahmi, perkara ini menjadi sorotan, lantaran yang menjadi tersangka merupakan seorang publik figur.

Namun Fahmi yakin, bahwa pihak Kejaksaan bisa mempertimbangkan untuk bisa mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Nikita Mirzani.

"Kami yakin, karena ini persoalan bukan kasus pembunuhan, narkoba, teroris, ini kasus posting-posting di sosial media saja."

"Ada orang yang merasa tersinggung, sehingga jadi kasus seperti ini," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved