Breaking News:

Wapres Maruf Amin Dorong Santri Melek Ekonomi Digital Guna Cegah Radikalisme

Wakil Presiden RI atau Wapres Maruf Amin mendorong para santri milenial, untuk memiliki kemampuan beradaptasi dalam ekonomi digital.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno dan PJ Gubernur Banten, Al Muktabar. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Presiden RI atau Wapres Maruf Amin mendorong para santri milenial, untuk memiliki kemampuan beradaptasi dalam ekonomi digital.

Menurutnya, perkembangan digital saat ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana berdakwah secara moderat, dengan mengutamakan persatuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin, saat memperingati Hari Santri Nasional 2022 dan Hari Sumpah Pemuda yang mengangkat tema 'Santri Digital Untuk Indonesia Bangkit', di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Peringatan Hari Santri di Ponpes An-Nawawi, Sandiaga Uno: Santri Harus Bisa Beradaptasi dengan Zaman

Baca juga: Mengenal Darussalam Gontor Ponorogo, Kiblat Dunia Pendidikan Pesantren Modern di Indonesia  

"Saya ingin mendorong santri, kalau dulu berjihad melawan musuh, sekarang berjihad ekonomi melalui ekonomi digital, dan juga konten-konten kreatif lainnya," katanya.

Hal ini juga, kata Wapres, termasuk dalam memerangi berita hoax, serta berita yang sifatnya memicu permusuhan.

"Saya meyakini bahwa kita mampu menghadapai berbagai tangtangan. Dan kita bisa melewati saat-saat kritis itu," katanya.

Maruf Amin mengungkapkan, meski sudah disatukan oleh hari kemerdekaan, dan masyarakat yang memiliki budaya gotong royong serta saling pengertian, tetapi tetap harus juga wasapada.

Baca juga: Pondok Pesantren Populer di Tangerang Banten: Daarul Quran Ketapang, Cetak Santri Penghafal Quran

Baca juga: Tentang Daar El-Qolam, Pondok Pesantren Modern Pertama dan Terbesar di Banten

Oleh itu, Ma'ruf mengungkapkan, pemerintah terus melakukan antisipasi terhadap pengaruh paham radikalisasi, yang diakibatkan pengaruh digital.

"Kita pasti bisa menghadapai semuanya sudah kita siapkan, di bidang digitalisasi saya kira pak Mentri Kreatif sudah menyiapkan hingga ke tingkat santri, dalam menghadapi era digitalisasi saat ini,"katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved