Krisis Ekonomi
Moeldoko Ingatkan Masyarakat Soal Resesi Ekonomi Global 2023: Tak Perlu Khawatir telah Diantisipasi
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meningatkan masyarakat untuk tidak khawatir soal ancaman resesi ekonomi global 2023
TRIBUNBANTEN.COM - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meningatkan masyarakat untuk tidak khawatir soal ancaman resesi ekonomi global 2023.
Moeldoko mengatakan bahwa pada 2023, APBN akan berperan sebagai peredam kejut (shock absorber), dan digunakan seefektif mungkin untuk pengendalian inflasi, menjaga daya beli, dan menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.
"Ekonomi (Indonesia) tetap tumbuh meski trennya slow down," kata Moeldoko dalam siaran pers, Sabtu (5/11/2022).
Baca juga: Hadapi Resesi Ekonomi 2023, PJ Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Semua Stakeholder Bersiap
"Jadi yang punya banyak uang silakan belanjakan uangnya, karena itu akan menjaga perekonomian kita terus bergerak,” sambungnya.
Moeldoko menyatakan bahwa secara makro, pemerintah dan otoritas moneter telah melakukan antisipasi melalui kebijakan, baik fiskal maupun moneter.
"Pemerintah pusat dan daerah bekerja keras mengendalikan harga-harga dengan memperkuat skema bantuan sosial agar dapat menjadi bantalan bagi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah," katanya.
Bahkan dikatakannya mulai 2023 Indonesia akan kembali ke defisit anggaran maksimal tiga persen terhadap PDB, seperti sebelum pandemi Covid-19.
Baca juga: Resesi Ekonomi 2023: Pentingnya Pemahaman Masyarakat Terhadap Literasi Keuangan
Mantan Panglima TNI itu menambahkan, peringatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang ancaman resesi global bukan untuk menakut-nakuti, tetapi lebih kepada seruan agar Indonesia waspada terhadap kondisi pasar global.
"Saat ini telah terjadi perlambatan ekonomi di negara maju, ancaman krisis energi, pangan, dan krisis keuangan global akibat naiknya tensi geopolitik," jelasnya.
Kondisi tersebut, dikatakan Moeldoko, sudah berdampak ke Indonesia, salah satunya permintaan terhadap barang ekspor yang berkurang.
Akibatnya, nilai ekspor dan impor Indonesia turun dan dapat berujung pada menurunnya surplus perdagangan.
Baca juga: Arti Kata Resesi Ekonomi, Tahun 2023 Diramalkan Bakal Terjadi Resesi Ekonomi Global
“Dampaknya terhadap perekonomian kita tentu saja ada, tapi tidak terlalu besar, karena sejauh ini komponen utama PDB kita adalah konsumsi rumah tangga (dalam negeri)."
"Kita harus tetap optimistis dan terus waspada,” seru Moeldoko.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Moeldoko Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Soal Resesi: Yang Punya Banyak Uang, Silahkan Belanja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kepala-kantor-staf-presiden-ksp-moeldoko-3.jpg)