Breaking News:

COP 27 Mesir: PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi hingga Percepatan Pembangkit EBT

Jajaran direksi PT PLN (Persero) mengikuti gelaran Konferensi Perubahan Iklim (COP 27) di Sharm El-Sheikh, Mesir 6 November hingga 12 November 2022.

Editor: Ahmad Haris
Dok. PLN
Salah satu isu penting yang dibawa PLN dalam gelaran COP 27 adalah mempensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Di mana, dalam merealisasikan early retirement PLTU ini butuh dukungan global untuk mengakselerasi pencapaian target Net Zero Emission pada 2060. 

TRIBUNBANTEN.COM - Jajaran direksi PT PLN (Persero) mengikuti gelaran Konferensi Perubahan Iklim ( COP 27) di Sharm El-Sheikh, Mesir 6 November hingga 12 November mendatang.

Dalam momen pertemuan tingkat tinggi dunia tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN menegaskan komitmennya dalam transisi energi.

Ia memaparkan sejumlah capaian yang dilakukan PLN, sepanjang kurun waktu dua tahun terakhir.

Baca juga: 3.607 Keluarga Dapat Listrik Gratis, Biayanya dari Donasi Pegawai PLN yang Menyisihkan Gaji

Darmawan menegaskan, PLN merupakan garda depan dalam menjalankan agenda transisi energi Pemerintah Indonesia.

"Kami memiliki 8 inisiatif dalam transisi energi yang mana selama dua tahun terakhir ini sudah banyak progresnya," ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanten.com, Senin (7/6/2022).

"Sebagai tuan rumah presidensi KTT G20, Indonesia juga mengakselerasi beragam proyek energi bersih sebagai wujud komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon," lanjutnya.

Salah satu isu penting yang dibawa PLN dalam gelaran COP 27 adalah mempensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU).

Di mana, dalam merealisasikan early retirement PLTU ini butuh dukungan global untuk mengakselerasi pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.

"Pengurangan emisi karbon di Indonesia sama jumlahnya dengan emisi karbon di global."

"Untuk itu, kami PLN membuka ruang seluas luasnya dalam skema kerja sama baik dari sisi investasi maupun pengembangan teknologi ramah lingkungan," tegas Darmawan.

Darmawan menjelaskan, selain mempensiunkan PLTU untuk bisa mengurangi emisi karbon, PLN menerapkan teknologi co-firing.

Hla itu untuk bisa menurunkan penggunaan batu bara pada pembangkit, yaitu dengan mengganti sebagian batu bara dengan biomassa.

"Skema ini telah diimplementasikan di 33 PLTU dari 48 pembangkit yang tengah diujicoba," ujar Darmawan.

PLN akan mempercepat pembangunan pembangkit energi baru terbarukan ( EBT).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved