Breaking News:

Partai Demokrat Nilai Sinyal Dukungan Jokowi ke Prabowo Kurang Etis: Berganti-ganti yang Diendorse!

Politisi Partai Demokrat menilai sinyal dukungan Presiden Joko Widodo kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden bukanlah hal yang etis.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Politisi Partai Demokrat menilai sinyal dukungan Presiden Joko Widodo kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden bukanlah hal yang etis. 

TRIBUNBANTEN.COM - Politisi Partai Demokrat menilai sinyal dukungan Presiden Joko Widodo kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden bukanlah hal yang etis.

Menurut Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief, sebagai presiden, dukungan terhadap tokoh-tokoh yang berbeda untuk menjadi capres dianggap tidak lazim.

Bahkan sikap tersebut mencerminkan kebingungan yang sedang melanda Jokowi.

"Tampaknya kurang etis ya," kata Andi Arief pada Selasa (8/11/2022).

"Berganti-ganti yang diendorse. Kadang-kadang Airlangga, kadang-kadang Ganjar, kadang-kadang Prabowo," lanjutnya.

Baca juga: Kode Jokowi soal Capres di Pilpres 2024: Saya Menang Dua Kali, Setelah Ini Jatahnya Pak Prabowo

Dukungan oleh presiden juga dinilai politisi Demokrat lainnya, Hinca Panjaitan dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Sebab, dua di antara tokoh-tokoh yang diendorse Jokowi merupakan bagian dari Kabinet.

"Presiden tidak mesti terlalu jauh ikut meramaikan bursa pencapresan."

"Justru sebaliknya mengajak para menteri-menteri bekerja serius mengurus pemerintahan dan negara," ujarnya pada Selasa (8/11/2022).

Menurut Hinca, masih ada berbagai permasalahan serius yang melanda Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai mengadakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Kini muncul wacana Jokowi jadi cawapres Prabowo pada Pilpres 2024.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai mengadakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Kini muncul wacana Jokowi jadi cawapres Prabowo pada Pilpres 2024. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Pengamat Soroti Dukungan Jokowi untuk Prabowo: Isyarat Tak Ingin Anies Menang di Pilpres 2024

Beberapa di antaranya soal pandemi Covid-19 dan ancaman resesi ekonimi.

"Belum lagi yang disebutkan ekonomi kita ke depan gelap," katanya.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyinggung soal Pemilihan Presiden 2024 saat hadir dalam HUT ke-8 Partai Perindro di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2022).

Dia memprediksi Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menjadi Presiden.

“Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan para peserta hadir.

Mendengar ucapan tersebut, Prabowo yang juga hadir dalam acara tersebut lalu berdiri dan memberikan hormat pada presiden.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Partai Demokrat: Jokowi Kurang Etis Beri Sinyal Dukungan ke Prabowo

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved