Breaking News:

Beraksi di Karang Tengah Kota Tangerang, Polisi Gadungan Tukang Begal Motor Remaja

Sebuah video viral di media sosial Instagram menunjukan aksi pembegalan sepeda motor di wilayah Kota Tangerang.

Editor: Ahmad Haris
Ist via TribunTangerang.com
Tangkap layar video aksi polisi gadungan saat memberhentikan remaja dan mengambil sepeda motornya. Kejadian berlangsung di Karang Tengah, Tangerang 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Sebuah video viral di media sosial Instagram menunjukan aksi pembegalan sepeda motor di wilayah Kota Tangerang.

Dalam video itu, tertulis insiden pembegalan sepeda motor oleh polisi gadungan terjadi pada Selasa (8/11/2022) sekira pukul 15.14 WIB.

Terlihat empat orang pria yang mengendarai dua sepeda motor, memberhentikan satu sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang remaja.

Baca juga: Rampas Hp, Polisi Gadungan di Purwakarta Incar Para Pelajar Tak Gunakan Helem dan Masker

Tampak keempat orang berpakaian rapih lengkap dengan penutup muka masker itu, menghampiri dua remaja yang diberhentikannya.

Sementara dua remaja yang diberhentikan, terlihat mengenakan kaus dan celana pendek dan turun dari sepeda motornya, untuk menanyakan tujuan dari empat orang pria itu.

Namun ternyata, empat pria itu melakukan aksi membawa lari sepeda motor Honda Beat milik remaja yang menjadi target sasarannya.

Marchel, korban pembegalan mengatakan, peristiwa yang dialaminya itu terjadi di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Kala itu, korban mengaku hendak menuju tempat fotocopy yang tidak jauh dari rumahnya.

Ketika hendak kembali pulang, ia dipepet oleh para pelaku yang memaksanya untuk berhenti.

Kemudian para pelaku menakuti korban, dengan berlagak seperti petugas dan menanyakan kesalahannya yang tidak memakai helm dan masker.

"Kejadian itu terjadi waktu saya dari rumah mau fotocopy, terus saat hendak menuju arah pulang, saya dicegat empat orang dan tiba-tiba langsung nanya kesalahan saya," ujar Marchel, Kamis (10/11/2022).

"Terus mereka bilang kalau kesalahan saya itu enggak pakai helm dan masker, padahal saya sudah coba jelasin kalau saya perginya deket dari rumah doang," imbuhnya.

Selanjutnya, para pelaku pun mengambil alih sepeda motor pelaku dan dua orang korban menaiki sepeda motor lainnya, dalam posisi masing-masing dibonceng kawanan pelaku lainnya.

Para pelaku menggunakan modus dengan berpura-pura hendak mengajak korban menuju Polsek, untuk mengisi data pelanggaran.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved