Breaking News:

Kasus Penemuan Kerangka Manusia di Kota Serang, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan

Warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di semak-semak di Jalan Raya Pakupatan, Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
desi purnamasari
Warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di semak-semak di Jalan Raya Pakupatan, Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di semak-semak yang berlokasi di sekitar Jalan Raya Pakupatan, Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (10/11/2022).

Penemuan kerangka mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Mamun (33) pekerja irigasi saat akan membersihkan sekitar irigas pada pukul 11.00 WIB.

Wakapolsek Cipocok Jaya, AKP Haris Munandar, mengatakan pihak telah menerima adanya laporan penemuan kerangka mayat dari warga sekitar.

"Adanya laporan terkait penemuan mayat, sehingga kami datang ke TKP dan mengevakuasi kerangka manusia tersebut untuk dilakukan outopsi lebih lanjut oleh tim forensik," katanya di lokasi.

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Kerangka Manusia di Semak Jalan Raya Pakupatan Serang, Sempat Dikira Tulang Hewan

Haris mengungkapkan, nahwa pihaknya belum dapat mengetahui pasti penyebab kematiannya.
'
Oleh karena itu, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Akan diperdalam lagi untuk dapat diketahui identitas dan jenis kelaminnya yang akan ditengani secara khusus oleh bidang forensik," katanya.

Namun, jelasnya berdasarkan keterangan warga sekitar tiga bulan lalu bahwa melihat orang dalam ganguan jiwa (ODGJ) berkeliaran di sekitar lokasi dan tanpa busan yang terjatuh dilokasi penemuan mayat.

"Namun hal ini beluk dapat dipastikan kebenarannya, maka untuk informasi lebih lanjutnya akan menunggu hasil dari outposi," katanya.

Untuk keperluan outiopsi piahknya membawa jenazah tersebut RS Bhayangkara.

Sementara itu, Security Gedung PGRI, Anggi Triguna mengaku bahwa tiga bula lalu memang melihat ODGJ yang terjatuh tepat dari atas lokasi penemuan mayat.

"Setelah jatuh besoknya pada saat saya piket ODGJ tersebut sudah tidak pernah terlihat melintas di sekitar lokasi," katanya.

Anggi emngira ODGJ tersebut sudah pergi karena sudah tidak pernah terlihat.

"Saya pikir sudah pergi kemana gitu makanya engga curiga, tapi itupun saya tidak tahu pasti kerangka yang ditemukan ini mayat orang yang terjatuh apa bukan," katanya.

Sedangkan, untuk bau menyengat dari kantor pihaknya mengaku tidak tercium hanya saja pas melintas di sekitar lokasi memang tercium bau.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Cisadane, Ini Ciri-cirinya

"Melintas pas mau jumatan sama rekan-rekan bau menyengat, tapi kita mikirinya itu bangkai hewan tidak terpikir kalau itu bangkai manusia," katanya.

 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved