Breaking News:

Pabrik Masker di Tangsel Disegel, Warga Terganggu Tidur: Teriak-teriak Jam 03.00 Pagi

Satpol PP menyegel pabrik masker di Jalan Utama 1, RT 005 RW 003, Pondok Karya, pada Selasa (8/11/2022).

Editor: Glery Lazuardi
(KOMPAS.com/ANNISA RAMADANI SIREGAR)
Sebuah bangunan yang disinyalir merupakan pabrik masker di Jalan Utama 1, RT 05 RW 03, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan disegel Satpol PP pada Selasa (8/11/2022). Foto diambil sehari setelahnya atau hari ini pada Rabu (9/11/2022) 

TRIBUNBANTEN.COM - Satpol PP menyegel pabrik masker di Jalan Utama 1, RT 005 RW 003, Pondok Karya, pada Selasa (8/11/2022).

Penyegelan dilakukan lantaran bangunan itu tidak berizin. Selain itu, Satpol PP Tangsel menerima aduan dari warga sekitar bahwa aktivitas pabrik menimbulkan kebisingan.

Seorang warga RT 004 RW 003 Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, bernama Rembo (bukan nama sebenarnya) berkeberatan dengan adanya pabrik di lingkungan tersebut.

Menurut dia, pabrik tersebut mengganggu lingkungan sekitar.

Baca juga: Kasus Kebakaran di Tangsel Turun pada 2022, Petugas Damkar Beralih Tangkap Ular hingga Lepas Cincin

"Mengganggu lingkungan, karena ini adalah lingkungan permukiman, bukan lingkungan pabrik atau komersial," ujar Rembo saat ditemui di kediamannya, Rabu (9/11/2022).

Rembo pun mempertanyakan izin pabrik tersebut dan izin pembangunan bangunan baru pabrik yang terdiri dari tiga lantai itu.

"Tolong tunjukkan bukti hitam di atas putih, ada enggak tanda tangan dari tetangga kanan kiri, apalagi RT/RW," kata Rembo.

Selain itu, menurut Rembo, pembangunan gedung baru pabrik tersebut dan keluar masuk truk proyek juga menimbulkan kebisingan.

"Bising suara-suara truk, suara-suara besi diketok dan segala macam. Truk dalam tahun ini masih sampai sore tapi tidak sebesar dulu truknya, kadang malam juga," kata Rembo.

"Untuk pembangunan berisik, malam tidak, kalau siang iya," lanjut dia.

Dapat Izin dari Kanan-Kiri Warga RT 004 lainnya, sebut saja Roy, juga merasa kebisingan.

Roy menjelaskan, saat awal beroperasi dua tahun lalu, pabrik tersebut sering mendatangkan barang-barang menggunakan truk kontainer dan trailer.

Suara truk-truk itu membuat bising. Warga kemudian menegur pihak pabrik.

Baca juga: Tinjau Pembangunan Turab Engram Gintung, Wawalkot Tangsel Pilar: November Selesai!

Setelah ditegur oleh warga sekitar, pihak pabrik tak lagi mendatangkan truk-truk besar itu, tetapi diganti dengan truk berukuran lebih kecil.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved