Breaking News:

Tim Forensik Masih Lakukan Identifikasi Kerangka Manusia yang Ditemukan di Kemang Kota Serang

Pihak kepolisian dibantu tim forensik masih melakukan pengecekan kerangka manusia yang ada di Kemang, Kota Serang, Jumat (10/11/2022).

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Rex/Telegraph
Ilustrasi Kerangka manusia. Kerangka manusia ditemukan di semak-semak di Jalan Raya Pakupatan, blok Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (10/11/2022). Hingga hari ini, pihak kepolisian dibantu tim forensik masih melakukan pengecekan kerangka manusia tersebut, Jumat (10/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pihak kepolisian dibantu tim forensik masih melakukan pengecekan kerangka manusia yang ada di Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (10/11/2022).

Tidak hanya itu, pihaknya juga masih mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi.

"Masih mintai beberapa keterangan saksi-saksi dan dari forensik masih cek tulang-tulang satu persatu yang ada di TKP," kata Kasatreskrim Polresta Serang Kota, AKP David Adhi Kusuma melalui grup Whatshapp, Jumat (11/11/2022).

Baca juga: Kasus Penemuan Kerangka Manusia di Kota Serang, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan

Diberitakan sebelumnya, kerangka manusia ditemukan di Raya Pakupatan, Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (10/11/2022).

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan di semak-semak oleh pekerja irigasi, Mamun (33) saat akan membersihkan sekitar irigas pada pukul 11.00 WIB.

Wakapolsek Cipocok Jaya, AKP Haris Munandar mengatakan, pihaknya langsung ke TKP setelah mendapat laporan penemuan kerangka mayat dari warga sekitar.

"Adanya laporan terkait penemuan mayat, sehingga kami datang ke TKP dan mengevakuasi kerangka manusia tersebut untuk dilakukan outopsi lebih lanjut oleh tim forensik," katanya di lokasi.

Haris mengungkapkan, nahwa pihaknya belum dapat mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Akan diperdalam lagi untuk dapat diketahui identitas dan jenis kelaminnya yang akan ditengani secara khusus oleh bidang forensik," katanya.

Namun, jelasnya, berdasarkan keterangan warga sekitar tiga bulan lalu, ada yang melihat orang dalam ganguan jiwa (ODGJ) berkeliaran di sekitar lokasi dan tanpa busan, yang terjatuh dilokasi penemuan mayat.

"Namun hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya, maka untuk informasi lebih lanjutnya akan menunggu hasil dari autopsi" katanya.

Untuk keperluan autopsi pihaknya membawa jenazah tersebut RS Bhayangkara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved