Breaking News:

Sopir Angkot asal Pandeglang Jadi Korban Begal, Dikalungi Celurit lalu Dibuang di Cikulur Lebak

Ucu Mulyadi (35), sopir angkot asal Pandeglang, menjadi korban begal. Tiga orang pelaku begal membuang sopir angkot asal Pandeglang itu di perkebunan

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Foto Kiriman Warga
Korban begal dibuang di Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu 16 November 2022. Ucu Mulyadi (35), sopir angkot asal Pandeglang, menjadi korban begal. Tiga orang pelaku begal membuang sopir angkot asal Pandeglang itu di perkebunan samping jalan raya tepatnya Kampung Tajur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Hingga akhirnya, warga sekitar menemukan sopir angkot asal Pandeglang itu pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 20.00 WIB. Ketika ditemukan, mulut sopir angkot asal Pandeglang itu dilakban serta tangan dan kaki diikat. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Ucu Mulyadi (35), sopir angkot asal Pandeglang, menjadi korban begal.

Tiga orang pelaku begal membuang sopir angkot asal Pandeglang itu di perkebunan samping jalan raya tepatnya Kampung Tajur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten.

Hingga akhirnya, warga sekitar menemukan sopir angkot asal Pandeglang itu pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Ketika ditemukan, mulut sopir angkot asal Pandeglang itu dilakban serta tangan dan kaki diikat.

Baca juga: Sopir Angkot Pandeglang Ditemukan di Semak-semak Lebak, Mulut Dilakban dan Tangan-Kaki Terikat

Kasat Reskrim Polres Lebak, Iptu Andi Kurniady, mengatakan insiden itu berawal pada saat korban hendak pulang ke rumah setelah narik angkot dari arah Pandeglang menuju ke Saketi.

"Di daerah Mengger, korban dicegat oleh tiga orang dan meminta diantar ke Bojong- Pandeglang, sebesar Rp150 ribu yang sudah disepakati. Korban mengantarkan terduga pelaku ke daerah bojong," kata dia saat dihubungi Tribun Banten.com, Kamis (17/11/2022).

Lalu, setiba di lokasi pada Rabu sekira pukul 18.30 WIB, korban dikalungi celurit dileher oleh salah satu pelaku yang berada di bangku belakang.

Selain itu korban diancam menggunakan pisau dan senjata api.

"Kemudian korban ditarik ke belakang, di bangku penumpang, korban di ikat kaki dan tangan nya menggunakan tali rafia," ujarnya.

Setelah mulut dilakban, kaki dan tangan diikat, akhirnya korban di buang oleh pelaku tepatnya Jalan raya tepatnya Kampung Tajur, Desa Curugpanjang.

Saat itu korban berusaha melepaskan ikatan dan kemudian ditemukan oleh warga, lalu ikatan dan lakban dibuka.

Setelah dibantu warga, akhirnya korban memberi keterangan bahwa dirinya telah menjadi korban begal.

Adapun mobil angkot korban yang di bawa kabur yakni jenis Suzuki Futura warna abu-abu jurusan Pandeglang-Saketi dengan No.Pol : A 1975 KX dan satu handphone korban.

Baca juga: Lima Kecamatan di Kota Tangerang Rawan Tindak Kejahatan, Polisi: Tawuran, Begal hingga Aksi Curanmor

Andi menyampaikan saat ditemukan warga akhirnya melaporkan kepada Polsek Cikulur, dan akhirnya korban dibawa ke Mapolsek.

"Kemudian anggota Polsek Cikulur mengevakuasi korban dan mengamankan korban ke Mapolsek Cikulur untuk dilakukan interogasi," ucapnya.

Saat ditemukan korban dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan luka.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved