Breaking News:

Kantor DPRD Kota Serang Digeruduk Warga Taman Widya Asri, Ini Respon Ketua Dewan

Warga perumahan Taman Widya Asri, Kota Serang, datangi kantor DPRD Kota Serang, menyampaikan keluhannya terkait banjir

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Warga perumahan Taman Widya Asri saat mendatangi kantor DPRD Kota Serang, Kamis (24/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga perumahan Taman Widya Asri, Kota Serang, datangi kantor DPRD Kota Serang, menyampaikan keluhannya terkait banjir yang kerap kali terjadi, Kamis (24/11/2022).

Kedatangan warga perumahan Taman Widya Asri untuk menyampaikan aspirasi soal banjir yang kerap menerjang pemukimannya.

Pantauan di lokasi, kedatangan warga Taman Widya Asri disambut langsung oleh Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi.

Dalam pertemuan itu juga turut hadir Kepala PUPR Kota Serang, serta anggota dewan lainnya di Ruang Aspirasi, DPRD Kota Serang.

Baca juga: Kerap Diterjang Banjir, Warga Perumahan Taman Widya Asri Geruduk Kantor DPRD Kota Serang

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan, pihaknya akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu bersama Dinas PUPR Kota dan Provinsi juga Balai Besar.

Selanjutan, kata dia, baru akan mulai melakukan normalisasi sungai di sekitar wilayah perumahan Taman Widya Asri dan Perumahan Puri.

Selain itu, dikatakan Budi, pihaknya akan turun bersama Kapolres Serang Kota, Dandim, serta Pemerintah Kota Serang, guna melakukan penertiban rumah yang ada di bibir sungai sebelum dilakukan normalisasi.

"Untuk rumah yang ada di bibir sungai, saya, Kapolres, Dandim, serta Pemerintah Kota Serang akan turu, agar bisa membongkar agar ketika ada normalisasi tidak menggangu alat-alat karena akan menghambat pekerjaan," katanya.

Ia juga menuturkan, untuk kewenangan sepenuhnya nanti akan ada di Walikota Serang.

"Sayakan hanya ketua DPRD jadi kewenangannya terbatas, kewenagan penuh ada di wali kota, jangan sampai saya turun dan tidak punya kewengan," katanya.

Pihaknya juga menuturkan, hal ini harus segera menjadi kajian dari Dinas PU untuk widya asri dan perumahan puri termasuk yang deket jembatan.

Karena menurutnya, jika tidak segera ditangai maka sungai tersebut akan menyempit. Dan dikhawatirkan kembali terjadi banjir.

"Kalau untuk dilebarin akan dianggarkan di tahun depan. Karena tidak bisa untuk anggarannya, karena harus ada penganggaran terlebih dahulu," katanya.

Sebelum, melakukan normalisasi pihaknya juga sebut akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu, bersama Dinas PUPR Kota dan Provinsi juga Balai Besar.

Baca juga: Pasca Banjir di Kota Serang, Jembatan Singandaru Resmi Beroperasi Kembali

"Agar tahu kewennagannya masing-masing untuk dilaporkan ke pimpinannya masing-masing. Dan segera dilakukan eksekusi nantinya,"katanya.

Pihaknya juga berharap, semua pihak yang nantinya turun dapat bersama-sama mau merubah Kota Serang terbebas dari banjir.

 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved