Breaking News:

Prada M Indra Wijaya Diduga Tewas Tak Wajar di Papua, Keluarga Terima Surat Kaleng

Prada Muhammad Indra Wijaya diduga tewas tak wajar saat bertugas di Papua.

Editor: Glery Lazuardi
Prada M Indra Wijaya Diduga Tewas Tak Wajar di Papua, Keluarga Terima Surat Kaleng
TribunBanten.com/Mildaniati
Ilustrasi jasad. Prada Muhammad Indra Wijaya diduga tewas tak wajar saat bertugas di Papua. Hal itu diungkap dari sejumlah kejanggalan yang diterima oleh pihak keluarga di Tangerang. Salah satu di antaranya keluarga menerima surat kaleng. Hingga akhirnya, jasad Prada Muhammad Indra Wijaya diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang pada Minggu (20/11/2022).

TRIBUNBANTEN.COM - Prada Muhammad Indra Wijaya diduga tewas tak wajar saat bertugas di Papua.

Hal itu diungkap dari sejumlah kejanggalan yang diterima oleh pihak keluarga di Tangerang.

Salah satu di antaranya keluarga menerima surat kaleng.

Hingga akhirnya, jasad Prada Muhammad Indra Wijaya diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang pada Minggu (20/11/2022).

Belakangan diketahui, Prada Muhammad Indra Wijaya menjadi korban penganiayaan empat seniornya.

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Jasad Laki-laki dalam Box yang Dibuang di Tangerang, Korban Pembunuhan

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Indan Gilang mengatakan, Polisi Militer TNI telah menetapkan empat tersangka pada kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Prajurit Dua (Prada) Muhammad Indra Wijaya meninggal dunia.

Keempat tersangka tersebut berinisial Prada SL, Prada MS, Pratu DD, dan Pratu BG.

Indan mengungkapkan mereka adalah prajurit yang bertugas di Markas Komando Operasi Udara III di Biak, Papua.

Kini, keempat tersangka tersebut dijerat sanksi pidana salah satunya adalah disangkakan dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Selain itu, ancaman sanksi administrasi berupa pemecatan juga dijatuhkan kepada keempat tersangka.

Indan menjelaskan para tersangka telah menjalani penahanan sementara hingga 20 hari untuk penyidikan.

Sebelumnya, Indra dinyatakan tewas pada Sabtu (19/11/2022) setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Manuhua, Biak, Papua.

Awalnya Indra dilaporkan sempat pingsan di mess tamtama Tiger Makoopsud III Biak.

Kepada pihak keluarga, atasan Indra menyatakan bahwa almarhum meninggal dunia karena dehidrasi setelah main futsal.

Baca juga: Tiba-tiba Menghilang, Mahasiswi di Bali Tewas Tak Wajar, Jasad Ditemukan oleh Temannya di Kamar Kos

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved