Breaking News:

Kawasan Pusat Pemerintahan Banten Jadi Lokasi Balap Liar di Pagi Hari, Petugas Kebobolan

Area Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kota Serang menjadi lokasi balap liar pada Minggu (27/11/2022).

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
media sosial Instagram @infoserang
Area Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kota Serang menjadi lokasi balap liar pada Minggu (27/11/2022). Seperti dilansir media sosial Instagram @infoserang, balap liar itu berlangsung di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, tepat di depan area kawasan Kp3b, Kota Serang. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Area KP3B)'>Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten ( KP3B) di Kota Serang menjadi lokasi balap liar pada Minggu (27/11/2022).

Seperti dilansir media sosial Instagram @infoserang, balap liar itu berlangsung di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, tepat di depan area kawasan Kp3b, Kota Serang.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah remaja sedang melakukan aksi balap liar.

Baca juga: Bikin Resah! Satlantas Polres Lebak Bubarkan Balap Liar di Jalan Maulana Hasanudin Cempa

Di sana terlihat ada dua remaja menggunakan kensaraan bermotor sedang berbalapan.

Sementara puluhan orang lainnya terlihat menyaksikan dengan memberikan semangat kepada pembalap di pinggir jalan.

Kapolsek Curug AKP Dedi Rudiman memperkirakan aksi tersebut terjadi Minggu pagi hari.

"Pukul 04.49 tadi sepi, sepertinya (aksi balapnya,-red) siang, soalnya ngga ada kelihatan lampu," ujarnya kepada Tribun Banten.com saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (27/11/2022).

Meski sering diimbau dan dibubarkan oleh pihak kepolisian, namun aksi tersebut kembali terjadi.

Baca juga: Gaya Tengil Raffi Ahmad saat Gunakan Motor Balap Bikin Nagita Geleng Kepala: Kaya Anak Balap Liar

Untuk itu, Dedi meminta agar para pelaku aksi balap liar itu, untuk mengikuti ajang kompetisi balapan secara resmi.

"Diimbau kepada para remaja untuk tidak melakukan balapan liar, lebih baik mengikuti balapan resmi di berbagai turnamen," ucapnya.

Karena aksi balap liar yang dilakukan ini, kata dia, merupakan pelanggaran terhadap ketertiban umum.

Baca juga: Polisi Sudah Petakan Lokasi Aksi Balap Liar di Tangsel, Para Pelaku Siap-siap Diciduk

Apabila masih tetap melanggar, para pelanggar bisa dikenakan sanksi berupa denda.

"Bisa terkena tindak pidana ringan dengan denda sampai 1 jt - 3 juta rupiah," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved