Breaking News:

Belasan Ribu Souvenir dan Makan Gratis Disiapkan Gibran di Acara Ngunduh Mantu Kaesang

Wali Kota Solo, Gibran Gibran Rakabuming Raka menyiapkan belasan ribu porsi makanan dan souvenir bakal dibagikan untuk warga Solo, Jawa Tengah.

Editor: Abdul Rosid
Tribunnews.com
Wali Kota Solo, Gibran Gibran Rakabuming Raka menyiapkan belasan ribu porsi makanan dan souvenir bakal dibagikan untuk warga Solo, Jawa Tengah. 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Solo, Gibran Gibran Rakabuming Raka menyiapkan belasan ribu porsi makanan dan souvenir bakal dibagikan untuk warga Solo, Jawa Tengah.

Pembagian belasan ribu souvernir dan makan gratis tersebut dilakukan di acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Acara ngunduh mantu ini akan dilaksanakan di Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (11/12/2022).

Souvernir dan makan gratis tersebut akan diletakan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi disediakan tenda makanan dan souvenir gratis bagi warga.

Baca juga: Kirab Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Bakal Gunakan 28 Ekor Kuda dan 12 Kereta Kencana

"Makanan dari perusahaan kami sendiri. Wis packingan kabeh. (Sudah packingan semua). Nonton boleh, ikut makan boleh, ambil souvenir boleh," kata dia dikutip dari TribunSolo.com, Kamis.

Seperti diketahui, ketiga putra Presiden Jokowi memiliki berbagai usaha kuliner.

"Nanti di situ ada makanan gratis untuk warga. Souvenir dibagi di situ juga. Sepanjang jalan itu," tutur dia.

Art Director Asmoro Decoration Pandji Vasco Da Gama mengatakan, pihaknya dipercaya mendekorasi Loji Gandrung.

Baca juga: 40 Puteri Indonesia Siap Jadi Bridesmaid Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

"Melibatkan UMKM sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang membagikan ribuan pack," jelas dia.

Belasan ribu paket akan dibagikan secara gratis.

"Kalau tidak salah 16 booth dan tiap booth membagikan 1000 pack," ungkap dia.

Sebelumnya, acara ngunduh mantu Kaesang dan Erina di Loji Gandrung ini akan menggunakan tema Mataram Islam.

Dia menjelaskan, semua bentuk ornamen dekorasi Mataram Islam Yogyakarta dan Solo.

"Kami bikin satu visual di antaranya mrajak sewu. Ini kita ambil dari konsep berdirinya Kerajaan Mataram Islam," ungkap dia, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Berziarah di Astana Girilayu, Pakai Busana Serba Hitam

Mrajak sewu ini berbentuk punden dengan ornamen daun jati, kelapa cengkir gading, bambu dan cabai.

Semua ornamen ini memiliki makna.

"Daun jati yang kami imajinasikan sebagai daun jati dari alasa Donoloyo. Di mana di situ berdirinya Keraton Jogja dan Keraton Solo. Kalau untuk cengkir gading itu adalah sebuah filosofi kencenge pikir bahwa ini kegiatan yang memang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan sudah dipertimbangkan. Kemudian, ada mrajak sewu bambu dan lombok sebagai identifikasi dari sebuah hajatan di mana kami memohon kepada alam agar mendukung semua kegiatan ini," terang dia.

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved