Breaking News:

Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Serang Ditangkap Polisi, Modusnya Rp100 Ribu Asli Dibagi Dua

SW, pengedar sekaligus pembuat uang palsu di Desa Pamarayan, Cikuesal, Kabuapaten Serang ditangkap polisi, Senin (28/11/2022).

Penulis: mildaniati | Editor: Amanda Putri Kirana
tribunjabar/daniel andrean damanik
Ilustrasi Uang Palsu. SW, pengedar sekaligus pembuat uang palsu di Desa Pamarayan, Cikuesal, Kabuapaten Serang ditangkap polisi, Senin (28/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - SW, pengedar sekaligus pembuat uang palsu di Desa Pamarayan, Cikuesal, Kabuapaten Serang ditangkap polisi, Senin (28/11/2022). 

Dari penangkapan SW, aparat kepolisian jugamengamankan barang bukti uang palsu yang berada di dalam saku pelaku.

Kasi Humas Polres Serang, Iptu Dedi Jumaedi mengakatakan, uang palsu tersebut berjumlah Rp 1,4 juta rupiah.

Baca juga: Guru SMP di Jawa Tengah Jadi Produsen Uang Palsu, Polres Kediri: Modalnya Rp3,3 Miliar

Dedi menjelaskan, modus yang digunakan oleh pelaku untuk membuat uang palsu dengan cara membelah uang asli 1 lembar menjadi dua bagian.

Kemudian, lanjut Dedi, masing-masing bagian ditempelkan dengan uang pasu pecahan 100 ribu yang sudah disiapkan. 

Polisi juga mengamankan tas selempang SW di bagasi motor serta lembaran uang pasu dan alat pembuat uang palsu

"Saat ditangkap, didapatkan uang palsu yang sudah jadi di saku celana pelaku sebanyak Rp 1,4 juta saat dilakukan penggeladahan kembali terhadap kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku."

"Berhasil mengamankan kembali tas selempang berukuran sedang yang disimpan di bagasi motor yang di dalamnya terdapat lembaran kertas uang palsu yang setengah jadi berikut alat-alat pembuat uang palsu," kata Dedi melalui pesan instan, Rabu (30/11/2022). 

Kata Dedi, pelaku mengaku membuat uang palsu di sebuah kandang ayam yang sudah kosong di wilayah Kampung Tangsi, Desa Pamarayan.

Ilustrasi Uang Palsu
Ilustrasi Uang Palsu (tribunjabar/daniel andrean damanik)

Baca juga: Waspada, Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Cikarang

Setelah dilakukan penggeledahan ke TKP, polisi menemukan alat-alat untuk membuat uang palsu berupa 1unit printer untuk mencetak uang palsu, 1 buah kaca berukuran sedang untuk alas pemotong uang palsu dan 1 lembar kardus berukuran sedang untuk alas merekatkan uang asli dan uang palsu.

Dari keterangan pelaku, uang palsu yang dibuatnya sudh diedarkan ke wilayah Rangkasbitung. 

"Dari hasil keterangan pelaku, untuk uang palsu yang sudah jadi sudah di edarkan (dibelanjakan) di wilayah Rangkasbitung," ucapnya. 

Atas perbuatanya SW kita jerat dengan pasal 36 Ayat (1), Ayat (2), ayat(3) Undang undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun Tahun 2011 tentang mata uang. 

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit printer warna hitam merek Epson L3210, 1 buah kaca berukuran sedang untuk alas memotong uang palsu, 1 buah kardus alas untuk uang palsu, 2 botol lem kaleng spray merek 3M super 77 untuk lem uang palsu.

Satu buah pisau cutter untuk memotong uang palsu, 1 buah Penggaris, 7 buah jarum pentol untuk membelah uang asli, 13 lembar uang palsu setengah jadi pecahan Rp.100.000, 22 lembar uang palsu yang sudah jadi pecahan Rp.100.000 dan 68 lembar uang palsu yang belum di potong (belum jadi) pecahan Rp.100.000.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved