Bayi Terbungkus Tas Merah di Cinangka Serang, Bakal Dirawat Keluarga Pelaku

Dinas Sosial Kabupaten Serang akan menyerahkan bayi terbungkus tas merah di Cinangka Serang, kepada keluarga pelaku.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
mildaniati
Dinas Sosial Kabupaten Serang akan merawat bayi laki-laki yang dibuang di dalam tas merah depan hotel di Anyer Cinangka. Kabupaten Serang, Banten. Dinas Sosial Kabupaten Serang akan menyerahkan bayi terbungkus tas merah di Cinangka Serang, kepada keluarga pelaku. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati.

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN SERANG - Dinas Sosial Kabupaten Serang akan menyerahkan bayi terbungkus tas merah di Cinangka Serang, kepada keluarga pelaku.

"Kami sudah penelusuran keluarga, sudah assesment ke keluarga besar," tutur Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia pada Dinsos Kabupaten Serang, Siti Aminah kepada TribunBanten.com melalui pesan instan, Rabu (7/11/2022).

Baca juga: Bayi Ditemukan Dalam Tas Merah depan Hotel di Anyer Cinangka, Bakal Dirawat Dinas Sosial

Nantinya, setelah selesai menjalani rawat inap, maka akan langsung diserahkan.

"Nanti setelah keluar dari rawat inap bayi akan diasuh dan dirawat oleh om nya pelaku," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang akan merawat bayi laki-laki yang dibuang didalam tas merah di wilayah Cinangka. Kabupaten Serang.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang, Subur Prianto mengatakan pihaknya akan merawat dan mengasuh bayi yang ditemukan di Kecamatan Cinangka.

Namun pihak Dinsos masih menunggu kepastian kondisi kesehatan sang bayi dan penjelasan dari pihak kepolisian.

Subur mengatakan. Bayi laki-laki itu ditemukan di RT 03/05 Kampung Tancang, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada Minggu 4 Desember 2022 pukul 21.30 WIB. Kondisi bayi saat ditemukan didalam tas merah yang disimpan di atas amben warung mssih hidup, tali pusarnya masih menempel dibadannya.

Baca juga: Lagi Ujian, Siswi SMA Bekasi Nekat Melahirkan di Toilet Sekolah, Bayi Lalu Dibuang hingga Meninggal

Berat badan bayi 2,6 kilogram dengan panjang 45 cm.

"Terlebih dahulu bayi akan dirawat di Puskesmas Cinangka selama 2 sampai 3 hari untuk memantau perkembangan kesehatannya. Apabila kondisi bayi tetap stabil dan baik-baik saja, pada hari ketiga Dinas Sosial akan mengambil langkah berikutnya untuk perawatan atau pengasuhan sementara sambil menunggu kejelasan status bayi dari kepolisian," ujarnya melalui pesan instan, Selasa (6/12/2022).

Lanjut Subur, jika dari pihak terkait menyatatakan bayi tersebut terlantar, maka dinas sosial akan melakukan pemilihan calon orang tua asuh sesuai prosedur.

"Itu dilakukan setelah dirawat oleh kami (dinsos)," tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved